Disertasi
Pengaruh webquest dan kemampuan awal terhadap tingkat keterampilan berpikir / Yerri Soepriyanto
Abstrak
RINGKASAN Soepriyanto Yerry 2019. Pengaruh WebQuest dan Kemampuan Awal Terhadap Tingkat Keterampilan Berpikir. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. (II) Prof. Dr. Punaji Setyosari M.Ed. M.Pd. (III) Saida Ulfa ST. M.Edu. Ph.D. Kata kunci WebQuest Kemampuan Awal Ketrampilan Berpikir Tingkat Rendah Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi Internet mempunyai potensi yang besar dalam bidang pendidikan. Selain menyediakan informasi yang cukup banyak juga kesempatan dalam mengakses sumber daya tersebut yang tidak terbatas dalam ruang dan waktu. WebQuest merupakan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan media dan metode dalam suatu lingkungan belajar. WebQuest adalah strategi pembelajaran yang aktifitasnya berorientasikan inquiry dengan memanfaatkan sumber daya informasi yang tersedia di Internet. Komponennya terdiri dari pendahuluan tugas proses evaluasi kesimpulan. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan hasil belajar yang tidak konsisten. Kemampuan awal adalah salah satu faktor yang harus dipertimbangkan untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan. Tujuan penelitian adalah untuk menguji apakah terdapat (1) perbedaan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah dan tinggi antara kelas yang diberi perlakuan strategi pembelajaran WebQuest dan pembelajaran langsung pada mata kuliah teknologi jaringan (2) perbedaan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah dan tinggi antara kelompok pebelajar dengan kemampuan awal tinggi dan rendah pada mata kuliah teknologi jaringan dan (3) pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran WebQuest dan kemampuan awal pebelajar terhadap hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah dan tinggi pada mata kuliah teknologi jaringan. Rancangan penelitiannya menggunakan rancangan eksperimen semu jenis post-test only non equivalen control group dengan factorial 2x2. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Teknologi Pendidikan Semester V (lima) berjumlah 92 orang yang terbagi dalam tiga kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling kelompok (cluster) sebanyak dua kelas dengan jumlah keseluruhan 63 mahasiswa. Kelas 2016 offering A berjumlah 32 mahasiswa sebagai kelompok kontrol dan 31 mahasiswa pada kelas 2016 offering C sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen soal tes kemampuan awal dengan jenis pilihan ganda (multiple choice) dan soal post-test ketrampilan berpikir tingkat rendah dengan jenis pilihan ganda dan ketrampilan berpikir tingkat tinggi dengan jenis isian (essay). Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik MANOVA (Multivariate Analysis Of Variance) akan tetapi harus melalui uji asumsi awal yaitu uji normalitas dan homogenitas. Teknik Uji F atau uji serentak digunakan untuk menguji bagaimana pengaruh semua variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Hasil temuan penelitian yaitu (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah antara kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan strategi pembelajaran WebQuest dengan pembelajaran langsung (2) ada perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah antara kelompok mahasiswa yang berkemampuan awal tinggi dan rendah (3) tidak ada interaksi antara strategi pembelajan WebQuest dengan kemampuan awal terhadap hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat tinggi antara kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan strategi pembelajaran WebQuest dan pembelajaran langsung (5) tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat tinggi antara kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah. (6) tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran WebQuest dan kemampuan awal terhadap hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat tinggi. Kesimpulan hasil penelitian adalah (1) ada perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah dan sebaliknya untuk ketrampilan berpikir tingkat tinggi tidak ada perbedaan yang signifikan antara mahasiswa yang diberi perlakuan strategi pembelajaran WebQuest dan pembelajaran langsung (2) ada perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah dan sebaliknya tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat tinggi antara mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah (3) Tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran WebQuest dan kemampuan awal terhadap hasil belajar ketrampilan berpikir tingkat rendah dan tinggi dalam pembelajaran matakuliah teknologi jaringan.