Skripsi
Pengembangan bahan ajar menulis teks anekdot dengan gambar karikatur untuk kelas X Sekolah Menengah Kejuruan / Ramlah
Abstrak
ABSTRAK Ramlah. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Anekdot dengan Gambar Karikatur untuk Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Ida Lestari M.Si Kata kunci Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Anekdot Gambar Karikatur Bahan ajar adalah alat bantu yang digunakan oleh segala pihak yang terlibat dalam pembelajaran agar kompetensi yang diajarkan dapat tercapai secara maksimal. Pentingnya bahan ajar dalam kegiatan pembelajaran diperlukan peran guru untuk memilih bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan melalui wawancara dan angket siswa ditemukan beberapa kelemahan yang menjadi penghambat siswa dalam menulis teks anekdot yaitu siswa meresa kesulitan dalam mencari ide atau topik teks anekdot menentukan alur cerita bersifat lucu dan menyindir Penggunaan bahan ajar yang kurang memadai ini dapat menyulitkan siswa dalam menulis teks anekdot. Berdasarkan hasil studi pendahuluan tersebut peneliti berusah menciptakan bahan ajar yang dapat mendukung pembelajaran menulis teks anekdot dengan memanfaatkan gambar karikatur sebagai alternatif untuk mencari ide menulis teks anekdot. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar menulis teks anekdot dengan gambar karikatur untuk siswa kelas X SMK yang meliputi isi sitematika bahasa dan tampilan materi ajar yang layak. Sesuai dengan tujuan tersebut penelitian ini mendeskripsikan produk bahan ajar hasil pengembangan dan hasil uji kelayakan produk tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini diadaptasi dari prosedur penelitian pengembangan Borg and Gall. Terdapat tuju tahap prosedur penelitian yaitu (1) studi pendahuluan (2) perencanaan (3) pengembangan draf produk (4) uji ahli dan uji praktisi (5) revisi hasil uji ahli dan praktisi (6) uji lapangan (7) penyempurnaan produk akhir. Berdasarkan hasil uji produk yang telah dilakukan dengan ahli bahan ajar ahli materi teks anekdot praktisi dan lapangan diperoleh beragam skor di tiap aspek penilaian bahan ajar. Pada aspek isi ahli bahan ajar mendapatkan skor 96% ahli bahan meteri teks anekdot mendapatkan skor 95 45% praktisi mendapatkan skor 88 6% dan uji lapangan mendapatkan skor 96%. Pada aspek sistematika ahli bahan ajar mendapatkan skor 100% ahli bahan meteri teks anekdot mendapatkan skor 100% praktisi mendapatkan skor 90% dan uji lapangan mendapatkan skor 96%. Pada aspek bahasa ahli bahan ajar mendapatkan skor 93 8% ahli bahan materi teks anekdot mendapatkan skor 100% praktisi mendapatkan skor 93 75% dan uji lapangan mendapatkan skor 96%. Pada aspek tampilan bahan ajar ahli bahan ajar mendapatkan skor 95 8% ahli bahan meteri teks anekdot mendapatkan skor 95 8% praktisi mendapatkan skor 83 3% dan uji lapangan mendapatkan skor 96%. Skor yang sudah mencapai skor minimal 75% dikatakan layak implemetasi sedangkan skor yang mendapatkan nilai 8804 75% akan dilakukan revisi. Selaian mendapatkan data nonverbal berupa skor peneliti juga memperoleh data verba berupa saran dan komentar. Berdasarkan komentar dan saran tersebut peneliti melakukan revisi terhadap bahan ajar. Simpulan penelitian pengembangan ini adalah bahan ajar Menulis Teks Anekdot dari Gambar Karikatur tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembelajaran menulis teks anekdot di kelas X SMA. Sebagai langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan guru disarankan untuk menggunakan bahan ajar Menulis Teks Anekdot dari Gambar Karikatur dalam pembelajaran menulis teks anekdot sehingga kendala dalam pembelajaran menulis teks anekdot dapat teratasi. Siswa disarankan untuk mengikuti semua tahap menulis teks anekdot dengan menggunakan gambar karikatur agar dapat menulis teks anekdot dengan mudah dan menyenangkan. Prosedur penelitian pengembangan bahan ajar ini dapat menjadi pedoman bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian serupa. Pengembang lain disarankan untuk mengikuti langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini. Langkah tersebut dapat diterapkan pada pengembangan bahan ajar untuk kompetensi lain. Selanjutnya penyebarluasan produk dapat dilakukan dengan cara (1) produk diseminarkan ke sesama mahasiswa (2) artikel hasil penelitian diunggah ke jurnal online perpustakaan dan (3) produk disebarluaskan melalui forum MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia.