Skripsi
Analisis strategi pengembangan home industry keripik bali (batuasli) di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu / Fildzani Wildan Habiby
Abstrak
RINGKASAN Habiby Fildzany Wildan 2019 Analisis Strategi Pengembangan Home Industry Keripik BALI (Batu Asli) di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. Agus Sumanto S.E. M.SA. Kata Kunci Home Industri SWOT Pengembangan Saat ini banyak masyarakat di Indonesia yang menggeluti dan menjalankan praktik-praktik UKM (Usaha Kecil Menengah). UKM adalah suatu bagian dan wadah penting dalam peningkatan perekonomian masyarakat. UKM sendiri juga membantu mengurangi angka pengangguran dan angka kemiskinan. Salah satu sektor UKM adalah industri pangan. Industri pangan adalah suatu kegiatan yang sangat luas dan sangat berpotensi untuk berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan (strength) kelemahan (weakness) peluang (opportunities) ancaman (threats) home industry keripik di Kota Batu serta untuk menganalisis strategi pengembangan yang tepat untuk diterapkan oleh home industry keripik di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode penelilitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian akan dilakukan daerah Kota Batu Desa Tulungrejo Dusun Gerdu kecamatan Bumiaji Kota Batu. Lokasi yang dipilih adalah UKM yang mengolah hasil pertanian berupa keripik di Kota Batu yaitu pada Industri Keripik Bali milik Bapak Puguh Hariono. Alasan peneliti mengambil lokasi di Kota Batu karena Kota batu merupakan daerah penghasil buah dan sayuran yang berpotensi cukup besar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis SWOT untuk mengetahui strategi pengembangan yang efektif bagi Industri Keripik Bali. Berdasarkan hasil analisis IFAS menunjukkan bahwa faktor kekuatan lebih tinggi nilainya daripada faktor kelemahan yang dimiliki oleh Industri Keripik Bali. Sementara itu berdasarkan analisis EFAS yang telah dilakukan menunjukkan hasil nilai faktor peluang lebih besar daripada faktor ancamannya. Berdasarkan analisis dengan menggunakan matriks IE posisi Industri Keripik Bali berada pada sel V dan strategi yang paling baik digunakan adalah divestasi dan penciutan. Sementara itu berdasarkan hasil diagram analisis SWOT Industri Keripik Bali berada pada kuadran I dengan strategi efektif yang dapat dilakukan adalah strategi pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy). Sementara itu strategi lain juga disarankan berdasarkan hasil analisis Matriks SWOT yaitu strategi SO.