Tugas Akhir
Pembuatan busana ready to wear dengan teknik printing / Ridha Imaningtyas
Abstrak
ABSTRAK Ridha Imaningtyas. 2019 Pembuatan Busana Ready To Wear dengan Teknik Printing. Tugas Akhir Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. Agus Hery Supadmi Irianti M. Pd. Kata kunci Busana Ready to Wear Teknik Printing Teknik printing adalah metode percetakan dari gambar yang berupa file kemudian dicetak di berbagai media dengan cara instan dan cepat. Proses printing antara lain pertama desain motif printing kedua mencetakkan gambar sesuai ukuran kain yang akan di print ketiga pressing gambar pada kain. Keempat yaitu finishing pada tahap ini adalah membuat pola cutting sewing finishing. Busana ini terinspirasi dari pohon kehidupan (yggdrassill) yang berasal dari bahasan Norwegia Kuno yang berarti Pohon raksasa berukuran sangat besar dan keramat yang menghubungkan Sembilan dunia dalam kosmologi Nordik. Dari gua yang bernama Ginunggap lahir sebuah pohon Ash raksasa yang disebut pohon kehidupan (yggdrassill) yang menopang sembilan dunia. Pohon kehidupan (yggdrassill) menjadi tulang punggung alam semesta memiliki cabang dan akar yang paling kuat. Pada cabangnya terletak Asgard Vanahein dan Alfheim. Pada batang pohon terletak Midgard Jotunheim Nidhavellir pada akar pohon terdapat Nifheim Muspelhiem dan svartalfheim. Kesimpulan dalam pembuatan busana ini terdapat beberapa kendala yaitu pembuatan desain printing terdapat kesulitan karena peletakkan motif dengan ukuran asli berdiameter 60 cm sebagai pusat centre tidak sesuai ketika dicetak dan Dalam proses cutting celana yang terdapat printing motif pohon pada center terdapat kesulitan menggabungkan motif celana bagian kanan dan bagian kiri karena kesalahan peletakkan motif ketika mendisain printing. Adapun saran dalam perbaikan kendala diatas yaitu jika ingin printing kain yang menggunakan motif pusat (centre) berukuran cukup besar usahakan menggunakan images resolution 300 pixel/inch karena akan berdampak pada hasil cetak. Dan dalam pembuatan desain printing motif centre yang terbelah untuk melihat adanya kampuh pada kain hal ini dikarenakan jika mengambil printing memakai motif sambung tidak mempekirakan kampuh maka ketika proses cutting kampuh yang didapat akan sedikit dan motif tidak akan menjadi sambung dengan sempurna.