UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh argument driven inquiry terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa X MIA SMAN 8 Malang pada materi momentum dan impuls / Anastasia Dela Wati

Wati, Anastasia Dela - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Wati Anastasia Dela. 2019. Pengaruh Argument Driven Inquiry Terhadap Kemampuan Pemecahan masalah Fisika Siswa X MIA SMAN 8 Malang Pada Materi Momentum dan Impuls. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. Agus Suyudi M.Pd. (II) Dr. Lia Yuliati M.Pd. Kata Kunci Argument Driven Inquiry Kemampuan Pemecahan Masalah Momentum dan Impuls. Pemecahan masalah yang berkaitan dengan materi momentum dan impuls masih menjadi kendala. Pembelajaran fisika umumnya lebih menekankan penguasaan konsep dibandingkan dengan pemecahan masalah. Salah satu model yang dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah adalah pembelajaran berbasis penyelidikan (inquiry). Argument Driven Inquiry salah satu model inkuiri yang menyajikan permasalahan pertanyaan dan prosedur percobaan untuk menyelesaikan masalah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah materi momentum dan impuls siswa kelas X MIA SMAN 8 Malang yang belajar dengan menggunakan model Argument Driven Inquiry lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan menggunakan model Guided Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode quasy experiment dengan pretest posttest control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan cluster random sampling yaitu setiap kelas dari populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel. Kelas X MIA 5 sebagai kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model ADI dan kelas X MIA 6 sebagai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model Guided Inquiry. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan soal kemampuan pemecahan masalah dengan tipe soal essay sebanyak 9 soal. Soal kemampuan pemecahan masalah memiliki reliabilitas 0.757. Data penelitian dianalisis dengan uji t satu pihak dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan model Argument Driven Inquiry memiliki rata rata kemampuan pemecahan masalah yang lebih tinggi yaitu 66 dibandingkan dengan rata rata siswa yang belajar dengan model Guided Inquiy yaitu 51. Hasil ini diuji dengan menggunakan uji-t satu pihak dengan thitung 6.925 ttabel 1.701. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa siswa kelas X MIA SMAN 8 Malang yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Argument Driven Inquiry lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Guided Inquiry dalam memecahkan masalah pada materi momentum dan impuls.


Informasi Detail
DDC
Rs 531.6076 WAT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Fisika, 2019.
Deskripsi Fisik
xiv, 170 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04914/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. MOMENTUM DAN IMPULS - PEMECAHAN MASALAH
2. MOMENTUM AND IMPULS - PROBLEM SOLVING

Pembimbing
1. Agus Suyudi; 2. Lia Yuliati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik