Skripsi
Analisis pengelolaan uang saku, penghasilan tambahan, dan pola konsumsi mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang angkatan 2015 / Desy Ika Natalia
Abstrak
RINGKASAN Natalia Ika Desy. 2019. Analisis Pengelolaan Uang Saku Penghasilan Tambahan dan Pola Konsumsi Mahasiswa S1 Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang angkatan 2015. Skripsi Jurusan Eknomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Prih Hardinto M.Si. Kata Kunci sumber pendapatan pengelolaan konsumsi Semakin berkembangnya zaman berbagai kebutuhan manusia cenderung mengalami peningkatan terutama dalam segi variasi pemenuhan kebutuhan tersebut. Awalnya yang dulu hanya untuk pemenuhan kebutuhan dari segi sandang pangan dan papan. Semakin berkembangnya peradaban manusia kebutuhan manusia terutama dalam konsumsi manusia ikut mengalami perkembagan melalui adanya kebutuhan akan rekreasi dan aktualisasi diri melalui adanya media sosial. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan landasan berfikir fenomenologi.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi wawwancara dokumentasi dan teknik dalam analis data yaitu reduksi data display data dan penyimpulan /verifikasi. Pada pengecekan keabsahan penelitidan menggunkan perpanjangan pengamatan teknik triangulasi sumber. Sumber pendapatan mahasiswa berasal dari uang saku yang diberikan orang tua setiap bulannya dengan cara berbeda-beda ada yang langsung diberikan saat pulang atau ditransfer. Jumlah yang diberikan ada yang selalu sama dan ada yang berubah-ubah setiap bulannya. Selain itu penghasilan tambahan yang diperoleh berasal dari wirausaha bekerja part time dan sebagai guru pengganti. Dalam mengelola keuangannya semua informan memiliki cara yang berbeda-beda. yang memisahkan antara uang saku dan penghasilan tambahan.Walaupun memiliki cara berbeda dalam pengelolaan keuangannya namun yang paling penting tujuannya sama yaitu untuk mengelola uang yang diperoleh agar mencukupi kebutuhan hidup dengan memiliki skala prioritas. Pola konsumsi yang dilakukan oleh informan semakin tinggi pendapatan yang diterima semakin tinggi juga konsumsi yang dilakukan. Peningkatan konsumsi yang dilakukan informan berbeda-beda tergantung dari keinginan masing-masing informan yaitu ada untuk hobi fashion makanan dan sebagainya. Namun meskipun informan mengalokasikan konsumsi pada hal tersebut informan tetap memiliki dana cadangan dan tidak menghamburkan seluruh uang yang dimiliki karena sudah merasakan susahya mencari kerja.