UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengembangan bahan ajar berbasis proyek pada mata pelajaran merakit peralatan dan perangkat elektronik sistem pengendali elektronika untuk siswa SMK / Bagus Setiawan

Setiawan, Bagus - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Setiawan Bagus. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Proyek Pada Mata Pelajaran Merakit Peralatan Dan Perangkat Elektronik Sistem Pengendali Elektronika Untuk Siswa SMK. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Hakkun Elmunsyah S.T. M.T. (II) Dr. Yuni Rahmawati S.T. M.T. Kata Kunci Buku Ajar Pengembangan Project Based Learning (PjBL) Kurikulum 2013. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah yang dirancang untuk membentuk lulusan yang berkualitas dan siap kerja yang siap diterjunkan langsung ke dunia kerja guna memenuhi dan menjawab tuntutan zaman. Dengan demikian diharapkan siswa SMK harus menguasai bidang ilmu yang diambil secara kognitif afektif dan psikomotorik. Berdasarkan dari hasil wawancara dengan guru di SMKN 1 Blitar diketahui bahwa belum tersedianya bahan ajar untuk mata pelajaran Merakit Peralatan Dan Perangkat Elektronik Sistem Pengendali Elektronika yang sesuai dengan silabus Kurikulum 2013. Bahan ajar yang dibutuhkan adalah bahan ajar mampu menuntut siswa aktif dalam proses kegiatan pembelajaran.Selain itu agar sesuai Kurikulum 2013 harus digunakan model pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan saintifik yaitu pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Model pengembangan yang dipilih dalam membuat bahan ajar ini adalah ADDIE model ADDIE ini terdiri dari 5 komponen yang saling berkaitan dan terstruktur dan dalam pengaplikasiannya harus dilakukan secara sistematik tidak bisa diurutkan secara acak. Kelima langkah dari model pengembangan ADDIE ini sudah sangat sederhana jika dibandingkan dengan model desain lainnya. Model pengembangan ADDIE terdiri dari 1) Analysis 2) Design 3) Development 4) Implementation 5) Evaluation. Produk yang dihasilkan telah divalidasi oleh dua orang ahli serta telah diuji cobakan kepada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Blitar.Kelayakan bahan ajar diketahui berdasarkan hasil angket. Pengujian produk oleh reviewer 1 dan reviewer 2 dilakukan untuk menilai seberapa valid produk. Hasil angket dari reviewer ahli 1 mendapatkan skor 94 07 % (sangat valid) dari reviewer ahli 2 mendapatkan skor 94 49 % (sangat valid) uji coba perorangan mendapatkan skor 85 92 % (sangat valid) hasil angket siswa pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor 90 62 % (sangat valid) dan hasil angket siswa pada uji coba lapangan mendapatkan skor 88 85 % (sangat valid). Berdasarkan hasil analisis skor yang diperoleh tersebut maka bahan ajar dapat dinyatakan sangat valid layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran di sekolah.


Informasi Detail
DDC
Rs 621.3981 SET p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, 2019.
Deskripsi Fisik
xiv, 106 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05414/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. SISTEM PENGENDALI
2. MIKROKONTROLER

Pembimbing
1. Hakkun Elmunsyah; 2. Yuni Rahmawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik