Skripsi
Pengaruh model pembelajaran sains teknologi masyarakat terhadap domain pemahaman pada materi tekanan zat siswa kelas VIII / Aulia Yuni Pratiwi
Abstrak
RINGKASAN Pratiwi Aulia Yuni. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat terhadap Domain Pemahaman pada Materi Tekanan Zat Siswa Kelas VIII. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Sugiyanto S.Pd. M.Si (2) Muhammad Fajar Marsuki S.Pd. M.Sc. Kata Kunci Pembelajaran IPA Model Pembelajaran STM Pemahaman Konsep. IPA merupakan pengetahuan yang sangat erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari manusia. Berdasarkan TIMSS 2015 kemampuan kognitif IPA peserta didik Indonesia masih tergolong kategori rendah. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA masih rendah. Peserta didik sulit memahami konsep IPA karena kurangnya peran aktif dan rasa ingin tahu peserta didik dalam pembelajaran. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menerapkan pembelajaran kontekstual yang dapat merangsang rasa ingin tahu peserta didik serta mengajak peserta didik untuk berperan aktif dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap SMPN 9 Malang tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah tujuh kelas. Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling dengan satu kelas sebagai kelas eksperimen (VIIIA n 34) yang belajar dengan model pembelajaran STM dan satu kelas sebagai kelas kontrol (VIIIB n 34) yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes kemampuan pemahaman konsep tekanan zat yang terdiri dari 15 butir soal pilihan ganda. Lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran divalidasi ahli menggunakan skala Guttman kemudian dihitung persentase validitasnya. Tes kemampuan pemahaman konsep tekanan zat divalidasi ahli empiris dan reliabilitas. Uji validasi empiris menggunakan rumus pearson correlation bivariate dengan taraf signifikansi 0 05. Uji reliabilitas menggunakan rumus KR-20 dengan tingkat reliabilitas r 0 634 (tinggi). Data hasil tes kemampuan pemahaman konsep dianalisis menggunakan uji normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov uji homogenitas dengan uji-F uji beda dengan independent sample t-test dan uji lanjut dengan N-Gain Score yang berbantuan SPSS versi 22.0 IBM dengan taraf signifikansi 0 05. Hasil uji menunjukkan bahwa kelas eksperimen (0 098) dan kelas kontrol (0 078) memiliki data yang terdistribusi normal. Hasil uji homogenitas (0 422) menunjukkan bahwa data homogen. Hasil uji beda (0 0) menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran STM.