Skripsi
Hubungan hygiene penjamah makanan dan sanitasi pengolahan makanan terhadap adanya kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Putri Mustika Nopriani
Abstrak
RINGKASAN Nopriani MustikaPutri. 2019. Hubungan Hygiene Penjamah Makanan dan Sanitasi Pengolahan Makanan Terhadap Adanya Kontaminasi Bakteri Salmonella sp. Pada Jajanan Sempol. Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Supriyadi M.Kes. (II) dr. Agung Kurniawan M.Kes. Kata Kunci penjamah makanan hygiene dan sanitasi pengolahan makanan salmonella sp. Jajanan sempol terbuat dari bahan baku daging ayam dan telur ayam apabila sanitasi pengolahan makanandan personal hygiene penjamah yang buruk hal ini memungkinan untuk terjadinya Food Borne Disease seperti gastroenteritis dan demam tifoid (penyakit tipes) akibat cemaran bakteri salmonella sp. Data dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyatakan bahwa hasil rekapitulasi penyakit demam tifoid per Puskesmas di Kota Malang tahun 2018 dilaporkan jumlah penderita kasus klinis tifoid berjumlah 659 orang dan kasus tes WIDAL positif berjumlah 1.175 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hygiene penjamah makanan dan sanitasi pengolahan makanan terhadap adanya kontaminasi bakteri salmonella sp. pada jajanan sempol di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Rancangan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional survei analitik dengan desain potong silang atau cross sectional. Subjek penelitian ini yaitu Pedagang Sempol. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Total sampling atau sampel keseluruhan populasi yang berjumlah 24 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Kuesioner dan Uji Laboratorium. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis univariat dan bivariat yaitu menggunakan uji Fisher s Exact dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 20. Hasil dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan kesehatan penjamah makanan dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 0 239) terdapat hubungan personal hygiene dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 0 011) terdapat hubungan sanitasi peralatan dengan kontaminasi bakteri salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 0 011) tidak terdapat hubungan sanitasi air dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 1 000) tidak terdapat hubungan pemilihan bahan makanan dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 1 000) terdapat hubungan penyimpanan bahan makanan dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 0 032) terdapat hubungan pengolahan makanan dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol di (p-value 0 032) terdapat hubungan pengangkutan makanan masak dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 0 032) tidak terdapat hubungan penyimpanan makanan masak dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 1 000) tidak terdapat hubungan penyajian makanan masak dengan kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada jajanan sempol (p-value 1 000).