Skripsi
Implementasi literasi sekolah dan kegiatan membaca pemahaman siswa di SMPN 8 Malang / Citra Kusuma Nirwana
Abstrak
RINGKASAN Nirwana Kusuma Citra. 2019. Implementasi Literasi Sekolah dan Kegiatan Membaca Pemahaman di SMPN 8 Malang Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Titik Harsiati M.Pd. Kata Kunci implementasi literasi sekolah membaca pemahaman Kegiatan literasi sekolah merupakan hal yang penting dilakukan untuk membentuk siswa yang literat. Rendahnya minat baca siswa menjadi salah satu faktor dilaksanakannya kegiatan tersebut. Untuk menunjang keberhasilan kegiatan tersebut setiap tahapan yaitu pembiasaan pengembangan dan pembelajaran perlu diperhatikan. Berkaitan dengan itu maka diperlukan pembahasan mengenai implementasi literasi dan membaca pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup pola kegiatan dalam pelaksanaan literasi sekolah kendala dalam pelaksanaan literasi sekolah dan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman di SMPN 8 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data penelitian berupa paparan pola kegiatan literasi sekolah kendala dalam pelaksanaan kegiatan literasi dan paparan kemampuan membaca pemahaman siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dokumen dan tes. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan tes serta instrumen manusia yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data tahap reduksi tahap penyajian dan tahap menyimpulkan. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama pola kegiatan literasi yaitu pada tahap pembiasaan pengembangan dan pembelajaran. Pada tahap pembiasaan dilaksanakan empat bentuk kegiatan yaitu (1) kegiatan 15 menit membaca sebelum pelajaran dimulai (2) penerapan jurnal baca harian oleh siswa (3) menyampaikan hasil bacaan oleh siswa (4) pemanfataan lingkungan fisik berupa sudut baca dan taman sastra. Pada tahap pengembangan dilaksanakan tiga kegiatan yaitu (1) penulisan komentar singkat terhadap isi bacaan pada jurnal harian oleh siswa (2) menanggapi isi buku secara lisan (3) pengembangan budaya literasi. Pada tahap pembelajaran dilaksanakan kegiatan yaitu (1) membaca buku yang berkaitan dengan seluruh mata pelajaran di kelas (2) menuliskan rangkuman isi buku dalam jurnal harian dan (3) melakukan kunjungan ke perpustakaan di luar sekolah. Kedua kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan literasi sekolah. Kendala tersebut berasal dari berbagai pihak baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh empat kendala yaitu (1) partisipasi guru (2) pengadaan buku (3) pemahaman literasi dan (4) peran masyarakat dan orang tua. Ketiga kemampuan membaca pemahaman siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan kemampuan pemahaman bacaan siswa diketahui melalui pelaksanaan tes objektif. Dari tes tersebut ditemukan keberagaman tingkatan pemahaman pada yaitu (1) pemahaman literal dan (2) pemahaman interpretasi . Presentase pemahaman siswa pada tahap pemahaman faktual sebesar 81.25% tahap pemahaman interpretasi 81 73%.