Tugas Akhir
Penerapan konsep bunga kamboja pada busana sporty / Fatimatuz Zahroh
Abstrak
ABSTRAK Zahroh Fatimatuz. 2019. Penerapan Konsep Bunga Kamboja pada Busana Sporty. Tugas Akhir Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Nurul Hidayati S.Pd. M.Sn. Kata Kunci Bunga Kamboja Busana Sporty. Pemilihan konsep bunga kamboja pada busana ini karena terinspirasi dari simbol Svarga yakni mengambarkan suatu keindahan spiritual yang dilakukan manusia sehinga terpilihlah bunga kamboja sebagai salah satu visualisasi simbol dari Svarga. Bunga kamboja dipilih karena bunga ini salah satu yang digunakan sebagai pelengkap bahan upacara yang disebut sebagai upakara atau banten bagi umat Hindu serta memiliki tampilan yang indah dari bentuk serta warna pada bunga tersebut. . Busana ini diciptakan untuk mewujudkan tampilan baru dari bunga kamboja yang memiliki makna suatu keindahan spiritual sesuai dengan Trend Forecasting 2019-2020 pada sub tema Svarga. Kemudian konsep ini disuguhkan dengan tampilan busana dengan style Sporty yang memiliki arti tampilan yang segar (fresh) dan enerjik yang selaras dengan konsep bunga kamboja yang memiliki kesan segar dari unsur alam serta warna kelopak bunga kamboja yang memberikan kesan enerjik. Serta busana ini diharapkan bisa memunculkan rasa suka serta mengingat selalu dari suatu budaya dan keindahan spiritual yang ada di Indonesia tepatnya di pulau Bali kepada para penikmat fashion dan pengguna busana tersebut khususnya para kaum muda sebagai generasi penerus bangsa. Busana ini ditampilkan dengan busana three pieces atau tiga lapis busana untuk menggambarkan bunga kamboja yang memiliki kelopak yang bertumpuk-tumpuk dengan siluet A untuk menggambarkan bunga kamboja yang sedang mekar menghadap kearah bawah. Untuk memperkuat konsep bunga Kamboja maka pada busana ini menggunakan warna kuning dan putih serta menggunakan bahan atau material katun sesuai dengan kelopak yang memiliki warna kuning putih serta serat kelopak dan kain yang alami. Kesimpulan pada pembuatan busana ini adalah membutuhkan ide yang imajinatif untuk mewujudkan busana dengan ide bunga kamboja supaya menghasilkan busana dengan tampilan yang menarik dan kekreatifitasan untuk memadukan konsep dari bunga supaya selaras dengan konsep busana sporty. Serta perlunya pengetahuan interlining atau kain pelapis yang cukup untuk mempermudah prosesi pembuatan busana dan juga creative fabric untuk memberikan efek atau kesan look yang sesuai yang diinginkan. Serta proses pressing yang kurang maksimal karena baju yang berlapis lapis dan beberapa bagian susah untuk dijangkau.