Skripsi
A stylistic analysis of English translations of the Holy Quran juz 30 by Muhammad M. Pickthall and Thomas B. Irving / Elmiatun Nafiah
Abstrak
RINGKASAN Nafiah Elmiatun. 2019. Analisis Gaya Bahasa pada Terjemahan Bahasa Inggris Al-Qur an Juz 30 oleh Muhammad M. Pickthall dan Thomas B. Irving. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Yazid Basthomi S.Pd. M.A. (2) Prof. Drs. Achmad Effendi M.A. Ph.D. Kata Kunci gaya bahasa perbedaan leksikal perbedaaan sintaksis perbedaan majas terjemahan bahasa Inggris Al-Qur an juz 30. Stilistika atau gaya bahasa merupakan salah satu disiplin ilmu dalam linguistik yang dapat digunakan untuk menganalisa karya sastra termasuk kandungan sastra dalam kitab suci Al-Qur an. Aspek-aspek yang dapat dianalisa dalam karya sastra melalui kajian gaya bahasa meliputi penggunaan leksikal struktur sintaksis and juga penggunaan majas. Telah dilakukan beberapa penelitian yang menganalisa teks asli Al-Qur an dalam bahasa Arab namun tidak semua orang memahami bahasa Arab dengan baik. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang membandingkan dua terjemahan bahasa Inggris Al-Qur an oleh Pickthall (1930) and Irving (1985) karena penelitian yang menggabungkan ilmu linguistik dan terjemahan Al-Qur an masih jarang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan gaya bahasa meliputi perbedaan leksikal sintaksis dan majas yang digunakan dalam dua terjemahan yang berbeda. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasar pada studi pustaka. Data yang berupa terjemahan bahasa Inggris Al-Qur an juz 30 oleh Pickthall (1930) and Irving (1985) diambil dari website terjemahan dan tafsir Al-Qur an online tepercaya yaitu al-quran.info. Kemudian data yang telah tersedia dianalisa untuk menemukan aspek-aspek gaya bahasa yang berbeda meliputi perbedaan leksikal sintaksis dan majas. Hasil penelitian mengungkap bahwa terdapat beberapa perbedaan dalam penggunaan leksikal struktur sintaksis dan majas dalam kedua terjemahan. Perbedaan-perbedaan tersebut juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nuansa dalam bahasa Inggris klasik dan modern. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perbedaan leksikal terbagi menjadi dua kategori dengan beberapa tipe dari setiap kategori (2) perbedaan sintaksis terbagi menjadi enam bagian yang meliputi perbedaan struktur kalimat dan frasa (3) majas yang digunakan dalam bahasa sumber dan target terkadang berbeda sama atau tidak termasuk dalam kategori majas menurut salah satu bahasa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa perbedaan dalam pengunaan leksikal struktur sintaksis dan majas antara kedua terjemahan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan interpretasi dari kedua penerjemah pemilihan kata yang berbeda dan juga perbedaan pendekatan atau metode penerjemahan yang digunakan. Selain itu perbedaan-perbedaan yang ditemukan juga menunjukkan bahwa perbedaan era dari kedua penerjemah mempengaruhi tipe bahasa Inggris yang digunakan sehingga perbedaan nuansa dari bahasa Inggris klasik dan modern juga dapat terlihat secara jelas.