Skripsi
Keterpakaian koleksi fiksi di Perpustakaan Universitas Negeri Malang dengan metode user opinion / Surotullaviva
Abstrak
RINGKASAN Surotullaviva. 2019. Keterpakaian Koleksi Fiksi di Perpustakaan Universitas Negeri Malang Dengan Metode User Opinion. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nurchasanah M.Pd (II) Amalia Nurma Dewi S.Sos. M.Hum. Kata Kunci Keterpakaian Koleksi Fiksi Perpustakaan Perguruan Tinggi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterpakaian koleksi fiksi yang ada di Perpustakaan Universitas Negeri Malang yang dilihat dari aspek kualitas koleksi fiksi yaitu kerelevanan kelengkapan kebermanfaatan kemutakhiran dan kondisi fisik koleksi fiksi. Menurut Wahyuni (2015 20) aspek dari kualitas koleksi dapat dilihat dari kerelevanan kelengkapan kebermanfaatan kemutakhiran dan kondisi fisik dari koleksi. Untuk mengetahui keterpakaian koleksi fiksi di Perpustakaan Universitas Negeri Malang dari aspek kualitas koleksi fiksi perlu dilakukan berdasarkan opini pemustaka. Menurut Evans dan Saponoro (2005 213) metode user opinion adalah metode yang digunakan untuk mengetahui pendapat pemustaka mengenai hal-hal yang terkait dengan perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive yaitu dilihat dari banyaknya pengunjung dan peminjaman koleksi fiksi dalam satu hari. Informan yang diwawancarai sebanyak 18 informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterpakaian koleksi fiksi dari aspek kualitas koleksi fiksi yaitu kerelevanan sudah relevan dilihat dari isi koleksi fiksi yang sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka. Kelengkapan koleksi fiksi masih kurang karena kebanyakan koleksi fiksi yang ada berjenis atau genre romance dan dalam bentuk novel. Kebermanfaatan koleksi fiksi dapat dikatakan bermanfaat dilihat dari seberapa sering pemustaka memanfaatkan koleksi fiksi. Kemutakhiran koleksi fiksi dikatakan tidak mutakhir karena masih banyak koleksi fiksi dari tahun yang lama terutama untuk koleksi fiksi yang berbahasa Inggris. Kondisi fisik koleksi fiksi kurang baik karena banyak koleksi fiksi yang robek dan kertasnya sudah usang. Kerelevanan sejajar dengan kelengkapan dan kebermanfaatan koleksi fiksi karena koleksi yang relevan dengan kebutuhan pemustaka adalah koleksi yang bermanfaat untuk pemustaka sedangkan dengan lengkapnya koleksi fiksi dapat memenuhi kebutuhan informasi pemustaka dan juga dapat bermanfaat untuk pemustaka. Kemutakhiran koleksi fiksi sejajar dengan kebermanfaatan dan kondisi fisik koleksi fiksi di Perpustakaan Universitas Negeri Malang karena dengan koleksi fiksi yang mutakhir atau sesuai dengan ilmu pengetahuan akan bermanfaat dalam memeberikan wawasan baru yang lebih luas kepada pemustaka. Untuk kondisi fisik koleksi fiksi sejajar dengan kemutakhiran koleksi fiksi karena dilihat dari keadaan koleksi fiksi yang masih baru atau yang lama kurang terawat. Saran bagi Perpustakaan Universitas Negeri Malang antara lain pihak perpustakaan perlu melakukan pengadaan koleksi fiksi yang sesuai dengan pemustaka baik dari jenis atau genre bentuk dengan membuat kotak saran untuk pengadaan koleksi dan pihak perpustakaan perlu melakukan kegiatan preservasi dan konservasi secara teratur agar koleksinya tidak mudah rusak.