Skripsi
Pengembangan bahan ajar kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi reaksi redoks dan tata nama senyawa SMA kelas X / Sherly Prastica Tyas Wati
Abstrak
RINGKASAN Wati Sherly Prastica Tyas. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Kimia Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Reaksi Redoks dan Tata Nama Senyawa SMA Kelas X. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. (II) Dr. Sumari M.Si. Kata Kunci kimia bahan ajar inkuiri terbimbing reaksi redoks tata nama senyawa. Reaksi redoks dan tata nama senyawa merupakan salah satu materi kimia di SMA yang sulit dipahami oleh siswa karena membutuhkan banyak pemahaman konsep dan penalaran secara mikroskopik. Selama ini pembahasan materi lebih terfokus pada pemaparan materi namun tidak menekankan bagaimana pemahaman konsep tersebut dibelajarkan. Pembelajaran di kelas yang diajarkan secara ceramah serta bahan ajar yang tersedia di pasaran belum mampu menunjang pengimplementasian kurikulum 2013 yang mengajak siswa belajar secara aktif dan mandiri serta menemukan dan memecahkan masalah secara saintifik. Pada penelitian ini dikembangkan suatu bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing yang layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar dan diharapkan dapat membantu siswa membangun konsep berpikir dengan lebih mudah dalam memahami konsep dan mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan cara yang menyenangkan. Model Pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar kimia reaksi redoks dan tata nama senyawa ini adalah model 4-D Thiagarajan. Model ini terdiri dari 4 tahap antara lain tahap pendefinisian (define) tahap perancangan (design) tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitian pengembangan dilakukan hanya sebatas tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu biaya dan tenaga. Validasi dilakukan oleh satu orang dosen kimia dan dua orang guru kimia SMA. Selain uji validasi bahan ajar juga diuji keterbacaannya terhadap 10 orang siswa SMA kelas X. Data yang didapatkan dari uji validasi dan keterbacaan terbatas mencangkup data kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi bahan ajar diperoleh nilai sebesar 85 89% kesesuaian dengan sintaks inkuiri terbimbing sebesar 85 56% penampilan bahan ajar sebesar 87% dan validasi kebenaran konsep sebesar 100%. Nilai kelayakan untuk silabus dan RPP berturut-turut adalah 85% dan 86 03%. Selain validasi bahan ajar juga telah diuji coba terbatas pada 10 orang siswa kelas X dan diperoleh nilai sebesar 94 27% yang telah memenuhi kriteria kelayakan.