UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis remodelling sistem pelat konvensional menjadi sistem flat slab with drop panel pada lantai 6 bangunan gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang / Muh. Fauzan Azhari

Azhari, Muh. Fauzan - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Azhari Muh Fauzan. 2019. Analisis Remodelling Pelat Konvensional Menjadi Flat Slab With Drop Panel Pada Lantai 6 Bangunan Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Skripsi. Program Studi S1 Teknik Sipil. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nindyawati S.T. M.T. (II) Ir. Edi Santoso M.T. IPM Kata Kunci Pelat konvensional Flat slab momen lendutan volume material. Di berbagai kota besar di Indonesia pembangunan bangunan tinggi sangat meningkat sehingga ketersediaan lahan semakin sempit dan harga lahan semakin mahal pula. Salah satu cara memanfaatkan lahan secara optimal dan efisien dengan pembangunan gedung secara vertikal. Seiring perkembangan teknologi telah muncul suatu model yang mampu memberikan lahan yang luas tanpa mengurangi estetika serta memiliki kekuatan yang memadahi. Oleh karena itu sistem struktur yang umum digunakan adalah sistem pelat konvensional dan sistem flat slab. Melalui penelitian ini ingin mengetahui perbandingan dari kedua pelat tersebut pada Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian menggunakan pemodelan program bantu 3 dimensi (3D) biasa untuk menganalisis beberapa perbandingan. Analisis yang digunakan adalah analisis gaya momen lendutan dan volume material. Perbedaan perbandingan dari tiga analisis tersebut akan dibandingkan untuk mendapatkan sebuah kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis perhitungan pada kedua sistem pelat tersebut diperoleh hasil sebagai berikut (1) sistem flat slab with drop panel menghasilkan gaya momen maksimum 22 32% lebih besar daripada sistem pelat konvensional (2) lendutan yang terjadi pada sistem flat slab with drop panel 14 54% lebih besar daripada sistem pelat konvensional (3) sistem pelat konvensional 52% lebih kecil dalam kebutuhan volume beton serta 70% lebih kecil dalam kebutuhan baja tulangan dibandingkan sistem flat slab with drop panel. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil analisis adalah kedua sistem pelat tersebut masih memenuhi syarat walaupun sistem flat slab with drop panel menghasilkan nilai gaya momen lendutan volume material yang lebih besar dibandingkan sistem pelat konvensional.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.1772 AZH a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2019.
Deskripsi Fisik
xviii, 199 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05988/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. PELAT KONVENSIONAL (BANGUNAN, STRUKTUR)
2. CONVENTIONAL PLATE (BUILDING STRUCTURE)

Pembimbing
1. Nindyawati; 2. Edi Santoso
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik