Skripsi
Pembelajaran menyusun teks berita menggunakan media audio visual pada siswa kelas XII SMK Negeri 5 Malang / Yashinta Intan Permatasari
Abstrak
ABSTRAK Permatasari Yashinta Intan. 2019. Pembelajaran Menulis Teks Berita Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Kelas XII SMK Negeri 5 Malang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Prodi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto M.Pd Kata Kunci keterampilan menulis teks berita kurikulum 2013 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh peserta didik. Banyak manfaat yang didapatkan ketika kita menulis. Agar peserta didik dapat menguasai keterampilan menulis peserta didik harus banyak berlatih. Keterampilan menulis juga melibatkan keterampilan membaca. Semakin sering seseorang untuk membaca maka khazanah pengetahuannya pun semakin luas. Hal itu tentunya dapat mempengaruhi kualitas tulisan yang dihasilkan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif karena fenomena proses pembelajaran menyusun teks berita harus diamati dan dipaparkan sesuai dengan kondisi faktual yang terjadi. Kemudian jika dilihat dari perspektif jenis penelitian kualitatif data akan dipaparkan secara spesifik dan mendalam. Penelitian ini akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis karena tujuan dari peneliti yaitu ingin mengungkapkan pembelajaran menyusun teks berita pada peserta didik kelas XII SMK Negeri 5 Malang yang meliputi perencanaan pelaksanaan dan penilaian. Instrumen yang digunakan dibagi menjadi 2 yakni instrumen pengumpulan data dan instrumen analisis data. Instrumen analisis data berupa panduan analisis RPP sedangkan instrumen pengumpulan data berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Panduan analisis RPP digunakan untuk memandu dalam proses menganalisis RPP yang telah dibuat oleh pendidik. Berdasarkan hasil analisis data pada tahap perencanaan pembelajaran memproduksi teks berita pendidik telah membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP yang telah dirancang oleh pendidik tersebut secara garis besar telah memenuhi standar yang terdapat dalam Permendikbud Nomor 103 tahun 2014. Beberapa hal yang kurang dalam RPP tersebut adalah tidak tersedianya materi yang berkaitan dengan langkah-langkah menulis berita serta rubrik penilaian sikap yang tidak memuat indikator. Untuk pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan tertib dan lancar. Kendala yang peneliti lihat yaitu adanya ketidaksesuaian antara metode pembelajaran yang tertera dalam RPP dengan keadaan di lapangan. Di dalam RPP disebutkna bahwa pembelajaran tersebut menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran discovery learning. Model pembelajaran discovery learning menuntut siswa untuk lebih aktif dan mendominasi kegiatan pembelajaran. Namun pada kenyataannya suasana kelas cenderung pasif. Minat peserta didik dalam pembelajaran menulis berita kurang. Pendidik harus memberikan berbagai macam motivasi dan metode agar peserta didik tertarik dengan pembelajaran. Untuk pendekatan saintifik dalam kenyataannya terlaksana sesuai dengan RPP. Pendidik harus kreatif dalam memilih dan menggunakan media agar peserta didik memiliki minat dalam menulis.