UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Penalaran analogi siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari adversity quotient / Muniroh Novisa

Novisa, Muniroh - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Novisa Muniroh. 2019. Penalaran Analogi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika ditinjau dari Adversity Quotient. Tesis Program Studi Magister Pendidikan Matematika Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Subanji M. Si. (2) Prof. Drs. Purwanto Ph.D. Kata Kunci Penalaran analogi penyelesaian masalah adversity quotient Penalaran analogi adalah kemampuan dalam mengidentifikasi kemiripan antara masalah yang sering dijumpai (masalah sumber) dengan masalah baru ditemui (masalah target). Kemiripan yang dimaksud disini adalah kemiripan dalam struktur pemecahan masalah. Pada penalaran analogi masalah penalar dituntut untuk menganalisis kemiripan pada kedua masalah tidak seperti pada penalaran analogi klasik yang terlihat secara eksplisit pada penalaran analogi masalah kemiripan terlihat secara implisit. Penalaran analogi dapat membantu dalam menyelesaikan masalah yang memiliki struktur analogi dalam penyelesaiannya. Penalaran analogi menurut Sternberg memiliki 4 tahapan yaitu encoding inferring mapping dan applying. Dalam menghadapi masalah siswa memiliki respon yang berbeda-beda dalam menghadapinya. Untuk mengetahui respon siswa dalam menghadapi masalah bisa dilihat dari Adversity Quotient (AQ) masing-masing siswa. Sehingga tujuan dari penelitian ini dalah untuk mendeskripsikan penalaran analogi siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Pada penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket Adversity Response Profile (ARP) soal tes masalah dan pedoman wawancara. Berdasarkan pada hasil penelitian pada tahap encoding siswa tipe climber siswa tipe campers siswa tipe quitter dapat memahami masalah dan mengidentifikasi dengan lengkap semua informasi penting yang diperoleh dalam masalah. Pada tahap inferring siswa tipe climber siswa tipe campers siswa tipe quitter membuat dugaan kemiripan dengan menuliskan struktur penyelesaian yang sama. Pada mapping siswa tipe climber siswa tipe campers siswa tipe quitter menghubungkan struktur penyelesaian masalah sumber dan masalah target. Pada tahap applying siswa tipe climber menerapkan dugaan dan hubungan yang telah dibuat sebelumnya. Siswa tipe climber berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan benar. Siswa tipe campers dan quitter mengalami kesulitan dalam menerapkan dugaan dan hubungan penyelesaian masalah sumber dan masalah target sehingga siswa tipe campers berhenti sampai tahap yang dianggapnya sudah mewakili penyelesaian masalahnya. Untuk siswa tipe quitter berhenti menyelesaikan masalah ketika mengalami kesulitan.


Informasi Detail
DDC
Rt 510.76 NOV p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2019.
Deskripsi Fisik
xiv, 120 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05909/KI/19
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. MATEMATIKA - PEMECAHAN MASALAH
2. MATHEMATICS - PROBLEM SOLVING

Pembimbing
1. Subanji; 2. Purwanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik