UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Klasifikasi gejala penyakit kulit pada kucing dengan menggunakan algoritma C4.5 / Sabilla Halimatus Mahmud

Mahmud, Sabilla Halimatus - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Mahmud Sabilla Halimatus. 2019. Klasifikasi Gejala Penyakit Kulit Pada Kucing Dengan Menggunakan Algoritma C4.5. Skripsi Program Studi S1 Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing. (I) Triyanna Widiyaningtyas S.T. M.T. (II) I Made Wirawan S.T. S.ST. M.T. Kata Kunci Penyakit Kulit pada Kucing Klasifikasi Algoritma C4.5 Kucing merupakan jenis hewan yang sering dipelihara. Kulit merupakan bagian tubuh pada kucing yang perlu diperhatikan. Kondisi kulit pada kucing menunjukkan kesehatan kucing serta merupakan indikator terhadap adanya penyakit pada tubuh kucing tersebut. Penyakit kulit merupakan penyakit yang sering diderita oleh kucing dan dapat membahayakan pemilik kucing atau bahkan dapat menyebabkan kematian apabila tidak diberikan perawatan khusus dalam menjaga kesehatannya. Terbatasnya pengetahuan pemilik tentang penyakit yang dialami oleh kucing serta banyaknya kemiripan gejala-gejala dari berbagai penyakit yang sulit diidentifikasi oleh orang awam menjadi alasan utama untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji algoritma C4.5 untuk klasifikasi gejala penyakit kulit pada kucing dan menguji tingkat akurasi algoritma C4.5. Metode penelitiian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan meliputi (1) preprocessing data (2) proses klasifikasi mengggunakan algoritma C4.5 dan (3) evaluasi. Pengumpulan dataset diperoleh dari klinik hewan Purple Shop yang berada di kota Malang. Preprocessing data dilakukan dengan transformasi data dan SMOTE. Klasifikasi menggunakan algoritma C4.5 dengan metode validasi k-fold cross validation (k 10). Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix untuk menghitung akurasi presisi dan recall. Penelitian ini menggunakan bantuan software WEKA versi 3.8 untuk preprocessing dan software RapidMiner Studio versi 9.3 untuk proses klasifikasi evaluasi dan validasi hasil pemrosesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai akurasi tanpa menerapkan SMOTE pada dataset gejala penyakit kulit pada kucing dengan parameter k 10 adalah 95.42%. Sedangkan nilai akurasi dengan menerapkan SMOTE pada dataset dengan paramater k 10 adalah 96.87%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa algoritma C4.5 dapat diterapkan untuk mengklasifikasi data gejala penyakit kulit pada kucing dan akurasi antara data asli dan data yang sudah dilakukan proses SMOTE tidak memiliki perbedaan yang signifikan.


Informasi Detail
DDC
Rs 005.1 MAH k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Informatika, 2019.
Deskripsi Fisik
xii, 70 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05751/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. ALGORITMA KOMPUTER
2. ALGORITMA C4.5
3. PENYAKIT KULIT - HEWAN

Pembimbing
1. Triyanna Widiyaningtyas; 2. I Made Wirawan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik