UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Potret cerkak karya siswa kelas X SMAN 1 Mojosari, Mojokerto / Nanda Ardinas Ratri

Ratri, Nanda Ardinas - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Ratri Nanda Ardinas. 2019. Potret Cerkak Karya Siswa Kelas X SMAN 1 Mojosari Mojokerto. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sunoto M.Pd. Kata Kunci diksi tingkat tutur kohesi dan koherensi SMA teks cerkak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan varian diksi dalam tingkat tutur yang digunakan dalam cerkak siswa serta untuk mendeskripsikan penggunaan penanda kohesi dan mengetahui koherensi pada teks cerkak karya siswa SMAN 1 Mojosari. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dan sumber data pada penelitian ini adalah varian diksi dalam tingkat tutur penanda kohesi serta koherensi bahasa Jawa pada teks cerkak karya siswa SMAN 1 Mojosari yang diperoleh melalui studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data kodifikasi klasifikasi interpretasi dan verifikasi. Berdasarkan data yang diperoleh ada beberapa kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian. Dari ketiga judul cerkak tersebut peneliti menemukan penggunaan varian diksi dalam tingkat tutur ngoko dan krama. Pada ketiga cerkak tersebut varian diksi yang banyak digunakan adalah tingkat tutur ngoko. Selanjutnya pada penanda kohesi peneliti menemukan tiga penanda kohesi yaitu referensi (penunjukan) konjungsi (perangkaian) dan reiterasi (pengulangan). Dari ketiga penanda kohesi tersebut yang sering ditemukan adalah referensi dan konjungsi. Penanda kohesi referensi pronomina meliputi pronominal persona dan pronominal enklitik. Kemudian penanda kohesi konjungsi meliputi konjungsi pertentangan konjungsi tambahan konjungsi urutan waktu konjungsi perbandingan konjungsi sebab-akibat konjungsi jelasan konjungsi optatif konjungsi alahan konjungsi aditif dan konjungsi konsesi. Selanjutnya pada koherensi peneliti membagi pada dua aspek yaitu koherensi dengan penanda kohesi dan koherensi dengan faktor lain. Pada aspek koherensi dengan faktor lain ditemukan tiga penggunaan penanda kohesi yaitu referensi (penunjukan) konjungsi (perangkaian) dan reiterasi (pengulangan) sedangkan pada aspek koherensi dengan faktor lain ditemukan sebanyak enam faktor yaitu factor keruntutan secara logika proposisi positif praanggapan logis lokasi geografis dan kesadaran budaya latar belakang pemakai bahasa atas bidang permasalahan dan variasi ujaran situasional.


Informasi Detail
DDC
Rs 809.31 RAT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 2019.
Deskripsi Fisik
xii, 110 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05943/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. BAHASA JAWA - CERITA PENDEK - ANALISIS
2. JAVANESE LANGUAGE - SHORT STORIES - ANALYSIS

Pembimbing
1. Sunoto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik