Skripsi
Faktor-faktor keterlambatan pelaksanaan proyek (studi kasus pembangunan jalan kabupaten di ruas jalan Mangkubumi dan jalan Syamsul Arifin Kabupaten Sampang) / Moh. Rizki Ramadhan
Abstrak
RINGKASAN Rizki R. Moh. 2018. Faktor-Faktor Keterlambatan Pelaksanaan Proyek (Studi KasusPembangunan Jalan Kabupaten Di Ruas Jalan Mangkubumi Dan Jalan Syamsul Arifin Kabupaten Sampang). Skripsi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. EkoSuwarno M.Pd. (II) Pranoto S.T. M.T. Kata Kunci Analisis faktor keterlambatan pelaksanaan proyek. Sebuahproyekkonstruksibertujuanmencapai target penyelesaianproyek yang tepatwaktusesuaidenganwaktupelaksanaan yang direncanakan. Kenyataan dilapangan pelaksanaan pekerjaan proyek fisik selalu mendapatkan kendala baik kendala yang sudah diperhitungkan maupun yang di luar perencanaan.Proyek pembangunan Jalan Kabupaten Di Ruas Jalan Mangkubumi Dan Jalan Syamsul Arifin Kabupaten Sampangmengalamiketerlambatandarirencanaawal. Penelitian ini difokuskan guna mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab keterlambatan kemudianmengetahuifaktor utama yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan sertaalternatifpenyelesaianketerlambatanpekerjaanproyekkonstruksitersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan melakukan studi kasus pada proyek pembangunan Jalan Kabupaten Di Ruas Jalan Mangkubumi Dan Jalan Syamsul Arifin Kabupaten Sampang. Analisis yang digunakan yaitu analisis faktordanAnalisisDeskriptif dengan program SPSS For Windows 25.0. Dari hasil analisisfaktor didapatkan 3faktor keterlambatan yaitu faktor bahan faktor peralatan faktor metodepelaksanaan. Dari 3 faktortersebutberdasarkananalisisrankingdiperolehbahwa faktor bahanberada di Peringkatpertamadanmerupakan faktorutama yang paling berpengaruhterhadapketerlambatanproyekkonstruksitersebut. Alternatifpenyelesaian yang dilakukanadalahdenganmenambahsupplier pendamping melakukanperencanaanwaktupengiriman material melakukanperencanaanataupemilihanalatberat (excavator danbulldozer) sebelumpelaksanaanproyekdimulai melakukanpenjadwalanulang (reschedule) danperalihanlahantenagakerja.