Skripsi
Pengaruh model pembelajaran PjBL berbasis STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMP kelas VII pada materi perubahan iklim dan dampaknya terhadap ekosistem / Mega Susanti
Abstrak
RINGKASAN Susanti Mega. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran PjBL Berbasis STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Kelas VII pada Materi Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Ekosistem. Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Parno M.Si (II) Novida Pratiwi S.Si. M.Sc. Kata Kunci PjBL-STEM kemampuan berpikir kreatif perubahan iklim dan dampaknya terhadap ekosistem IPA merupakan ilmu yang berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis sehingga IPA bukan hanya kumpulan pengetahuan berupa penguasaan konsep-konsep fakta-fakta atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan proses penemuan (Suhendro et al. 2012). Permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan ialah rendahnya kemampuan berpikir kreatif. The Global Creativity Index mengungkapkan bahwa Indonesia berada pada peringkat 115 dari 139 negara di dunia dengan indeks kreativitas sebesar 0 202 (Florida et al. 2015). Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) memiliki ciri khusus adanya kegiatan merancang proyek. Model PJBL digunakan pada kelas kontrol sebab model ini memiliki keunggulan yakni melatih kemampuan berpikir siswa dalam menemukan ide-ide proyek secara mandiri dan mempersentasikan dalam kelas. Selain PjBL pembelajaran saat ini perlu mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi salah satunya dengan mengintegrasikan STEM. STEM dapat dikolaborasikan dengan Project Based Learning. Keterkaitan antara sains dan teknologi maupun ilmu lain tidak dapat dipisahkan dalam pembelajaran sains. Sains memerlukan matematika sebagai alat dalam mengolah data sedangkan teknologi dan teknik merupakan aplikasi dari sains (Stohlmann et al. 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbasis STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif. Rancangan penelitian yang digunakan ialah eksperimen semu atau quasy eksperimen design dengan analisis data kuantitatif. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu kelas VIIB dan VIID SMP Negeri 2 Malang. Model yang digunakan pada kelas kontrol yakni model PjBL dan pada kelas eksperimen yakni model PjBL-STEM. Materi yang digunakan adalah materi perubahan iklim dan dampaknya terhadap ekosistem. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis STEM berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hal ini dilihat dari hasil uji-t nilai posttest yang diperoleh Thitung 3 59 Ttabel. 2 00 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil posttest rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dengan nilai berturut-turut sebesar 90 dan 72. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran PjBL berbasis STEM lebih tinggi daripada belajar menggunakan model pembelajaran PjBL pada kelas VII SMP N 2 Malang materi perubahan iklim dan dampaknya terhadap ekosistem.