Skripsi
Peran dan motivasi warga pendatang dalam kegiatan sosial di Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Dwi Farani Lestari
Abstrak
RINGKASAN Lestari Dwi Farani. 2019. Peran dan Motivasi Warga Pendatang dalam Kegiatan Sosial di Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Skripsi . Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sukamto M.Pd. M.Si (2) Agus Purnomo M.Pd Kata Kunci Interaksi Sosial Warga Pendatang Kota Malang dikenal sebagai sebagai kota pendidikan kota pariwisata kota bunga dan kota seni. Hal inilah yang membuat Kota Malang dilirik oleh banyak orang untuk menetap sehingga banyak pendatang yang akhirnya memutuskan untuk menetap. Banyaknya pendatang yang bermukim di Tasikmadu disebabkan oleh kebutuhan mencari pekerjaan pendidikan dan perkawinan. Banyaknya warga pendatang ini memberikan perubahan dalam kegiatan sosial yang ada di Tasikmadu. Kegiatan sosial diatantanya keagamaan gotong-royong dan kerjasama. Peran warga pendatag dalam kegiatan sosial juga berpengaruh terhadap berkembangnyan kegiatan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) karakteristik warga pendatang dalam kegiatan sosial di Tasikmadu (2) motivasi warga pendatang dalam kegiatan sosial di Tasikmadu dan (3)interaksi warga pendatang dalam kegiatan sosial di Tasikmadu. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yaitu warga pendatang pendiri kegiatan sosialkeagamaan dan anggota kegiatan sosial sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui berbagai literatur. Prosedur pengumpulan data terdiri dari observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama karakteristik warga pendatang dalam kegiatan sosial di Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru adalah karakteristik warga pendatang di Tasikmadu didasarkan atas jenis kelamin pendidikan akhir dan daerah asal warga pendatang. Perbedaan jenis kelamin menetukan kegiatan sosial yang diikuti. Pendidikan mempengaruhi kedudukan dalam suatau masyarakat. Daerah asal menentukan motivasi warga pendatang pindah ke tasikmadu. Kedua motivasi warga pendatang mengikuti kegiatan sosial yaitu sebagai penyaluran hobi keinginan memajukan desa dan lebih membaur dengan warga Tasikmadu. Tujuan warga pendatang terlibat dalam kegiatan sosial di Tasikmadu adalah untuk syiar dan membuat warga Tasikmadu lebih memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi. Ketiga warga pendatang yang ada di Tasikmadu melakukan interaksi sosial dalam kegiatan sosial. Interaksi soaial antar warga pendatnag tercermin dalam kerja sama antar warga pendatang dalam kegiatan sosial. Interaksi yang berlangsung secara terus menerus di lingkup para pendatang menimbulkan terbentuknya suatu kegiatan sosial keagaaman. Kegiatan sosial keagamaan untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga serta sebagai tempat syiar untuk agama islam. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan mengkaji terkait tanggapan warga asli terhadap peran warga pendatng dalam kegiatan sosial di Tasimadu.