Skripsi
Pengaruh konversi penggunaan lahan terhadap debit limpasan di Sub DAS Sumber Brantas / Siti Efi Savitri
Abstrak
ABSTRAK Savitri Siti Efi. 2019.Pengaruh Konversi Penggunaan Lahan Terhadap Debit Limpasan di Sub DAS Sumber Brantas. Skripsi Program Studi Geografi Jurusan Geografi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Syamsul Bachri S.Si M.Sc. Ph.D. (II)Drs.Rudi Hartono M.Si. Kata Kunci konversi penggunaan lahan debit limpasan Sub DAS Sumber Brantas Sub DAS Sumber Brantas sebagian besar daerahnya termasuk dalam wilayah Kota Batu yang mengalami pemekaran pada tahun 2001. Sebagai kota agropolitan dan pariwisata kegiatan ekonomi tidak lepas dari pemanfataan lahan untuk pertanian dan pengembangan wisata.Pengembangan daerah yang saat ini lebih difokuskan pada sektor pariwisata berdampak pada pembangunan berbagai sarana penunjang pariwisata. Selainitujuga berdampak pada pertambahan penduduk di Kota Batu yang mengakibatkan terjadinya konversi penggunaan lahan berupa berkurangnya luasan hutan serta lahan pertanian sebagai daerah resapan. Kualitas dan kuantitasSub DAS Sumber Brantas yang semakin menurun diindikasikan dari bertambahnya lahan kritis dan sering terjadinya bencana seperti banjir longsor dan kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konversi penggunaan lahan terhadap besarnya debit limpasan di Sub DAS Sumber Brantas yang dianalisis menggunakan uji regresi berganda. Ektraksi citra landsat digunakan dalam analisis penggunaan lahan tahun 2008 2013 dan 2018 berdasarkan klasifikasi (SNI) 7645-2010 serta validasidata untuk uji akurasi penggunaan lahan berupa pengamatanlapangan berdasarkan data penggunaan lahan tahun 2018. Besarnya debit limpasan dihitung menggunakan metode rasional berdasarkan data curah hujan tahun 2008-2018 dari tujuh stasiun hujan yang tersebar di Kota Batu. Pola konversi penggunaan lahan di daerah penelitian terjadi pada setiap penggunaan lahan baik pada hutan tropis primer hutan tropis sekunder ladang lahan terbuka sabana pemukiman sawah dan tanaman campuran dengan luasan yang berbeda. Namun secara umum konversi di Sub DAS Sumber Brantas banyak terjadi pada hutan tropis sekunder ladang pemukiman dan tanaman campuran. Koefisienlimpasan (C) dan besarnya debit (Q) Sub DAS Sumber Brantas yang memiliki luas 173 44 Km2 untuk 2008 (C) sebesar 0 1161dan (Q) periode ulang 2 tahunsebesar43 3508 m3/detik. Tahun 2013 (C) sebesar 0 1243 dan (Q) periode ulang 2 tahun sebesar46 41261 m3/detik. Tahun 2018 (C) sebesar 0 1391 dan (Q) periodeulang 2 tahun sebesar 51 93881m3/detik. Koefisien limpasan yang berbeda pada tiap tahun disebabkan oleh penggunaan lahan yang mengalami konversi. Jika dilihat pada hasil perhitungan debit metode rasional tersebut besarnya koefisien limpasan semakin bertambah dan debit limpasan semakin juga semakin meningkat. Konversi penggunaan lahan yang dapat mempengaruhi besarnya debit limpasan berdasarkan uji regresi berganda adalah tanaman campuran ladang dan pemukiman. Persamaan uji regresi berganda (Y 7 457 0 432X8 0 278X3 1.086X6). Berdasarkan hasil uji tersebut diketahui bahwa jika terjadi konversi penggunaan lahan pada tanaman campuran ladang dan pemukiman maka akan berpengaruh terhadap besarnya debit limpasan di Sub DAS Sumber Brantas.