Skripsi
Pengembangan booklet pembelajaran marine education seri terumbu karang di Desa Bimorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi / Diah Pitaloka Kusumastuti
Abstrak
RINGKASAN Kusumastuti Diah Pitaloka. 2019. Pengembangan Booklet Pembelajaran Marine Education Seri Terumbu Karang di Desa Bimorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ibrohim M.Si. (II) Drs. Agus Dharmawan M.Si Kata kunci Booklet Marine Education terumbu karang Marine education merupakan kegiatan pendidikan kebaharian yang dikemas secara sederhana untuk memahami dan juga melindungi pesisir dan ekosistem yang ada di laut. Pemanfaatan pesisir dan laut di Kabupaten Banyuwangi belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Banyaknya kerusakan pesisir dan pantai yang diakibatkan oleh ulah manusia. Semakin tingginya kerusakan biota laut akan mengakibatkan hilangnya biota laut yang ada di sekitar pantai di daerah Kabupaten Banyuwangi. Salah satu alternatif yang tepat adalah dengan mengenalkan pembelajaran marine education yang dipadukan dengan booklet. Booklet merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan pada booklet. Dalam penelitian ini dilakukan menggunakan model penelitian pengembangan mengikuti alur ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze Design Develop Implement and Evaluate. Model pengembangan ini dipilih dikarenakan lebih sederhana dibandingkan model pengembangan yang lain.Booklet pembelajaran marine education materi hanya fokus pada terumbu karang supaya nelayan dapat memahami materi yang diberikan. Rancangan dalam penelitian ini diawali dengan tahap analisis data untuk menilai suatu produk berdasarkan 3 ahli yaitu ahli materi ahli media dan praktisi lapangan. Hasil uji validasi terhadap booklet oleh ahli materi pada aspek cover memperoleh 100 0% aspek pendahuluan 97 3% dan aspek materi pokok 100 0% yang menunjukkan bahwa setiap aspek booklet termasuk kategori valid sehingga dapat digunakan dengan revisi kecil. Hasil uji validasi terhadap booklet oleh ahli media pada aspek ukuran booklet memperoleh 87 5% aspek desain cover 97 0% dan aspek desain isi booklet sebesar 100 0% yang menunjukkan bahwa setiap aspek booklet termasuk kategori valid sehingga dapat digunakan dengan sedikit revisi. Hasil uji validasi terhadap booklet oleh praktisi lapangan pada aspek penampilan memperoleh 100 0% aspek materi 95 0% dan aspek kemudahan penggunaan 100 0% yang menunjukkan bahwa setiap aspek booklet termasuk kategori valid sehingga dapat digunakan dengan revisi kecil. Booklet yang dikembangkan diuji kevalidan oleh ahli materi ahli media dan praktisi lapangan sebelum diuji cobakan kepada masyarakat. Hasil rata-rata uji validasi terhadap booklet oleh ahli materi 99 1% ahli media 94 8% dan praktisi lapangan 98 3% dengan kategori valid yang artinya booklet yang dikembangkan valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Hasil uji kepraktisan terhadap booklet memperoleh 90 8% dengan kategori praktis yang artinya booklet yang dikembangkan praktis dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Hal ini menunjukkan bahwa booklet tersebut valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran.