Skripsi
Pengaruh profitabilitas, leverage, dan likuiditas terhadap ketepatan waktu Internet Financial Reporting (IFR) pada perusahaan sub sektor otomotif yang terdaftar di BEI tahun 2013-2015 / Lusi Susanti
Abstrak
ABSTRAK Susanti Lusi. 2019. Pengaruh Profitabilitas Leverage dan Likuiditas terhadap Ketepatan Waktu Internet Financial Reporting (IFR) pada Perusahaan Sub Sektor Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2013-2015. Skripsi. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Bety Nur Achadiyah SPd. M.Sc. (2) Dr. Puji Handayati S.E M.M Ak. CA C.MA. CSRS. Kata Kunci Profitabilitas Leverage Likuiditas Ketepatan Waktu dan Internet Financial Reporting (IFR) Laporan keuangan memiliki peranan yang sangat penting bagi perusahaan untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan kinerja perusahaan dan sumber daya yang dimiliki perusahaan kepada pihak yang berkepentingan. Informasi laporan keuangan harus disampaikan tepat waktu agar dapat mempengaruhi pengambilan keputusan para pengguna. Perusahaan memanfaatkan Internet Financial Reporting yang dipercaya sangat efektif sebagai media penyampaian laporan keuangan kepada publik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris tentang pengaruh profitabilitas leverage dan likuiditas terhadap ketepatan waktu penyampaian IFR pada perusahaan sub sektor otomotif yang terdaftar di BEI. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sub sektor otomotif di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013 hingga 2015 sebanyak 13 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 12 perusahaan untuk periode 3 tahun sehingga total sampel adalah 36. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik. Hasil penelitian ini adalah profitabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian IFR. Namun tidak ditemukan bukti bahwa leverage dan likuiditas berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian IFR. Dianjurkan untuk penelitian selanjutnya menggunakan periode penelitian lebih panjang menambahkan variabel penelitian dan memperluas kategori perusahaan yang diteliti.