Skripsi
Analisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP pada materi tata surya melalui model learning cycle 5E / Lena Lusiana
Abstrak
ABSTRAK Lusiana Lena. 2018. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII SMP pada Materi Tata Surya melalui Model Learning Cycle 5E. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. (2) Erni Yulianti S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Kemampuan Berpikir Kritis Learning Cycle 5E Tata Surya Berpikir kritis ialah hasil pemikiran reflektif logis dan fokus dalam mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan. Pentingnya kemampuan berpikir kritis dibuktikan dengan adanya irisan antara indikator kemampuan berpikir kritis dengan target kompetensi yang harus dicapai siswa dalam Permendikbud No.21 Tahun 2006. Kemampuan berpikir kritis dapat diasah dengan Learning Cycle 5E yakni model pembelajaran siklus dengan pendekatan konstruktivis yang memfasilitasi dan mengorganisasi siswa untuk mengamati dan meneliti sesuai dengan tujuan pembelajaran. Learning Cycle 5E merupakan salah satu model konstruktivis lengkap dalam kasus pembelajaran berbasis penelitian yang digunakan di dalam kelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Learning Cycle 5E dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi tata surya. Jenis penelitian ini adalah Mix Methods dengan tipe Embedded Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII semester genap SMP Negeri 1 Karangploso tahun pelajaran 2018/2019 dengan sampel kelas VII I yang terdiri dari 32 siswa. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Silabus dan RPP yang telah dikembangkan oleh Radhiallah dkk. (2018) yang telah validitas instrumen perangkat pembelajaran 83 33 (sangat layak). Instrumen berpikir kritis pada penelitian ini menggunakan soal yang telah dikembangkan oleh Radhiallah dkk. (2018) yang telah valid dan reliabel dengan tingkat reabilitas soal 81 13 (tinggi sekali). Soal terdiri dari 28 butir soal pilihan ganda dengan 7 indikator berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)pembelajaran IPA dengan penerapan model Learning Cycle 5E pada materi Tata Surya terlaksana dengan baik dengan rata-rata persentase keterlaksanaan pembelajaran 90 2% (2)peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa Kelas VII I SMPN 1 Karangploso pada materi Tata Surya dengan penerapan model Learning Cycle 5E dengan nilai d-effect size sebesar 3 42 yang termasuk dalam kategori tinggi sekali sehingga dapat disimpulkan bahwa model Learning Cycle 5E berpengaruh kuat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sehingga kemampuan berpikir kritis siswa meningkat secara signifikan.