Skripsi
Analisis perbandingan peran pemerintah dan media sosial terhadap perkembangan ekonomi kreatif sektor kuliner di Kota Batu / Kurnia Imammi Choirinikmah
Abstrak
RINGKASAN Choirinikmah Kurnia. Imammi. 2019. AnalisisPerbandinganPeranPemerintah Dan Media SosialTerhadapPerkembanganEkonomiKreatifSektorKuliner Di Kota Batu.Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Farida Rahmawati S.E. M.E Kata Kunci PerkembanganEkonomiKreatif Perbandingan PeranPemerintah dan Media Sosial. Indonesia merupakantermasukkedalamgolongannegaraberkembang dimanadalamnegaraberkembangmasihbanyak yang perlu di bangun. Salah satunyaadalahkondisipertumbuhanekonominya. Pemerintahtelahmembuatkebijakansalahsatunyadengancaramengedepankansektorindustri. Terbuktidenganberdirinyabadanuntukmenanganiindustrikreatif yang disebutdenganBadanEkonomiKreatif(BeKraf) yang berpusat di Jakarta Pusatadalahkeseriusanpemerintahdalamkebijakannya. Dalam acara Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 khusus 3 Tahun Jokowi-JK di Kantor Staf Presiden tahun 2017. Berdasarkan padadata terakhir dalam catatan Triawan Munaf ekonomi kreatif telahmemberikan kontribusi sebesar 7 38 persen terhadap total perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp. 852 24 Triliun. Dan dari total kontribusitersebut subsektorkuliner kriyadan fashionmemberikankontribusiterbesarpadaekonomikreatif.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuiperbandinganperanpemerintahdan media sosialterhadapperkembanganekonomikreatifsektorkuliner di Kota Batu. Penelitianinimenggunakanmetodepenelitiankuantitatifdeskriptifmenggunakanujiregresi linier berganda. Berdasarkanhasilpenelitiandanpembahasandapatdisimpulkanbahwaperan media sosial yang lebihmendominasiterhadapperkembanganekonomikreatifsektorkuliner di Kota Batudaripadaperanpemerintah. Dimanadenganmenggunakan media sosialdapatmembantuperkembanganekonomikreatifdenganpesat sepertiperluasanpasar perkenalanproduk danmudahnyamengaksessemuapelangganmelalui media sosial.