Skripsi
Pengembangan kuesioner untuk deteksi dini penyakit diabetes melitus dari aspek kesehatan rongga mulut di Puskesmas Dinoyo / Anissa Putri Sima
Abstrak
RINGKASAN Sima Anissa Putri. 2019. Pengembangan Kuesioner Untuk Deteksi Dini Penyakit Diabetes Melitus dari Aspek Kesehatan Rongga Mulut di Puskesmas Dinoyo. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. (I) Dr. dr. Moch Yunus M.Kes. (II) drg. Rara Warih Gayatri M.PH. Kata Kunci diabetes melitus deteksi dini kuesioner kesehatan rongga mulut. Diketahui sekitar 193 juta orang (hampir 50%) dari 318 juta orang dewasa tidak mengetahui bahwa mengalami gangguan toleransi gula (pradiabetes) yang diketahui setelah timbu beberapa komplikasi. Komplikasi bisa terjadi di berbagai organ termasuk organ rongga mulut. Rekomendasi adalah kegiatan skrining terhadap orang pradiabetes dengan melakukan penilaian informal terhadap faktor resiko yang mungkin terjadi pada orang-orang tanpa gejala dengan menggunakan alat yang sudah divalidasi Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasikan kuesioner untuk deteksi dini DM melalui aspek kesehatan rongga mulut dan mengetahui nilai sensitivitas dan spesifisitas dari instrumen deteksi dini DM melalui aspek kesehatan rongga mulut. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kulitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah kuesioner deteksi dini DM melalui aspek kesehatan rongga mulut. Tahapan rancangan pengembangan yang dilakukan peneliti pada produk berupa kuesioner yaitu potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) uji coba produk (7) revisi produk (8) uji coba pemakaian (9) produk akhir. Produk kuesioner dinyatakan valid menurut ahli materi dan ahli bahasa. Kuesioner juga dinyatakan reliabel pada uji coba produk dengan hasil 0 748 pada item tanda dan gejala serta 0 637 pada item perilaku. Pada uji coba pemakaian didapatkan nilai sensivisitas sebesar 80% dan spesifisitas sebesr 95% pada item tanda dan gejala serta sensivisitas sebesar 66 7 % dan spesifisitas sebesr 44 4% pada item perilaku. Produk penelitian dan pengembangan yang dihasilkan adalah berupa kuesioner untuk deteksi dini DM melalui aspek kesehatan rongga mulut yang dinilai melalui 2 aspek yakni tanda dan gejala serta perilaku.