Skripsi
Analisis efisiensi teknis usaha perikanan budidaya ikan patin di Kabupaten Tulungagung (studi Desa Wates Kecamatan Campurdarat) / Fajar Rahman Eriyanto
Abstrak
RINGKASAN Eriyanto Fajar Rahman. 2019. Analisis Efisiensi Teknis Usaha Perikanan Budidaya Ikan Patin di Kabupaten Tulungagung (Studi pada Desa Wates Kecamatan Campurdarat). Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T. M.Si. Kata Kunci Perikanan Budidaya Ikan Patin Efisiensi Teknis Stochastic Frontier Analysis (SFA) Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki produksi perikanan komoditas ikan patin terbesar. Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang menjadi daerah basis penghasil patin. Pada tahun 2015 produksi ikan patin di Kabupaten Tulungagung mencapai 3121.79 ton atau 53.03 persen dari produksi Provinsi Jawa Timur. Namun di Kabupaten Tulungagung belum mampu memenuhi permintaan ikan patin baik dari pasar lokal maupun mancanegara. Salah satu yang menyebabkan hal tersebut adalah kemungkinan produksi ikan patin di Tulungagung masih rendah dibandingkan dengan kabupaten lain di Jawa Timur. Oleh karena itu diperlukan peningkatan produksi ikan patin yang dihasilkan agar Kabupaten Tulungagung dapat bersaing dengan kabupaten lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) pengaruh variabel input terhadap variabel output terkait produksi serta untuk mengetahui tingkat efisiensi teknis produksi ikan patin di Desa Wates Kecamatan Campurdarat dan (2) pengaruh variabel sosial terhadap nilai efisiensi teknis usaha budidaya ikan patin di Desa Wates Kecamatan Campurdarat. Metode analisis yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan alat analisis menggunakan SFA dan regresi tobit serta bantuan aplikasi Frontier 4.1 dan E-views 9. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari DKP Kabupaten Tulungagung. Sedangkan data primer yang digunakan adalah dalam bentuk kuesioner disertai wawancara terhadap pembudidaya ikan patin di Desa Wates Kecamatan Campurdarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dari empat variabel yang diamati dengan metode SFA terdapat tiga variabel yang secara signifikan berpengaruh positif terhadap produksi ikan patin di Desa Wates Kecamatan Campurdarat yaitu jumlah benih luas lahan dan jumlah pakan sedangkan nilai efisiensi teknisnya sudah tergolong cukup baik dengan capaian 71.2% (2) dari kelima variabel yang diamati dengan metode regresi tobit terdapat tiga varaiabel yang secara signifikan berpengaruh positif terhadap nilai efisiensi teknis usaha budidaya ikan patin di Desa Wates yaitu pendidikan pengalaman dan keikutsertaan dalam sosialisasi.