Skripsi
Sudut pandang tajuk rencana surat kabar nasional dan penataannya sebagai bahan ajar / Della Fauziah Sari
Abstrak
RINGKASAN Sari Della Fauziah. 2019. Sudut Pandang Tajuk Rencana Surat Kabar Nasional dan Penataannya sebagai Bahan Ajar. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Anang Santoso M.Pd. Kata Kunci sudut pandang bahan ajar tajuk rencana Sudut pandang yang dimiliki oleh tajuk rencana di berbagai surat kabar bermacam-macam dan semakin sedikit yang bersikap netral saat menanggapi suatu isu atau permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat. Sudut pandang tajuk rencana ini penting untuk dipahami agar pembaca dapat membandingkan perspektif yang dimiliki oleh antarsurat kabar sehingga dapat memahami dengan kritis isu yang tengah dibahas. Aspek tajuk rencana mengenai sudut pandang ini kurang tersaji dalam buku teks peserta didik sehingga perlu dilakukan penataan bahan ajar penunjang bagi peserta didik. Oleh karena itu penelitian ini mengkaji sudut pandang surat kabar nasional dan penataannya sebagai bahan ajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui kosakata penanda sudut pandang tajuk rencana sasaran dan bidang pemihakan yang dimiliki oleh tajuk rencana dan penataan tajuk rencana surat kabar nasional sebagai bahan ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa kosakata penanda sudut pandang serta klausa deskripsi sasaran dan bidang pemihakan tajuk rencana. Sumber data penelitian berupa tajuk rencana surat kabar nasional yaitu Jawa Pos edisi Juni 2018. Peneliti menjadi instrumen kunci dalam penelitian ini. Adapun instrumen pendukung berupa panduan pengumpul dan analisis data. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi yang dilakukan dengan mengumpulkan dan mencatat data berupa kosakata dan klausa dari tajuk rencana. Kegiatan analisis data menggunakan model analisis Miles Huberman yang dimodifikasi dengan analisis framing milik Gamson Modigliani serta analisis sudut pandang dari Fulton dan Alwi. Setelah kegiatan pengumpulan dan analisis data dilakukan pengecekan keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh empat kesimpulan hasil penelitian. Hasil data yang diperoleh sesuai dengan rumusan masalah penelitian. Keempat hasil penelitian tersebut dijelaskan sebagai berikut. Pertama tajuk rencana surat kabar Jawa Pos banyak menggunakan jenis kata nominalisasi dalam kalimatnya. Hal ini dapat disebabkan oleh jenis kata nominalisasi yang mudah dibentuk dan digunakan. Di samping itu nominalisasi berfungsi untuk menekankan aspek yang ditonjolkan yang dibutuhkan oleh penulis tajuk rencana dalam menyampaikan opininya. Kedua surat kabar Jawa Pos memiliki sasaran pemihakan kepada pihak-pihak minoritas. Hal tersebut dapat diketahui melalui opini yang bersifat membela maupun kritik. Opini yang bersifat kritik ditujukan kepada pihak-pihak mayoritas yang tampak menyerang atau memojokkan pihak-pihak minoritas. Ketiga surat kabar Jawa Pos banyak mengulas peristiwa dalam bidang politik. Hal ini mencerminkan bahwa peristiwa dalam bidang politik banyak terjadi pada saat tajuk rencana dibuat. Di samping itu dalam membahas suatu permasalahan atau isu tajuk rencana Jawa Pos lebih melihat dari segi politik daripada segi lainnya. Keempat materi mengenai sudut pandang tajuk rencana cukup penting untuk dipahami oleh masyarakat salah satunya bagi para peserta didik. Materi mengenai sudut pandang tajuk rencana mencakup kosakata penanda sudut pandang sasaran dan bidang pemihakan. Materi-materi tersebut dapat dimasukkan dalam materi pembelajaran dan dapat disampaikan dalam bentuk bahan ajar penunjang. Salah satu bentuk bahan ajar penunjang adalah berupa lembar kerja siswa (LKS) yang mencakup penjabaran materi ajar dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini dikemukakan saran kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan penelitian. Pertama saran ditujukan kepada guru agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai materi penunjang saat menyampaikan materi tajuk rencana sehingga guru dapat membimbing peserta didik untuk berpikir kritis dalam memahami isi tajuk rencana khususnya mengenai sudut pandang atau sisi keberpihakannya. Kedua saran ditujukan kepada peneliti bahasa agar dapat meneliti lebih dalam mengenai sudut pandang tajuk rencana pada surat kabar.