Disertasi
Pengembangan pembelajaran ekonomi dengan strategi tudang sipulung berbasis nilai-nilai Pancasila / Muhammad Ilyas Thamrin Tahir
Abstrak
ABSTRAK Tahir Muhammad Ilyas Thamrin. 2019. Pengembangan Pembelajaran Ekonomi dengan Strategi Tudang Sipulung Berbasis Nilai-Nilai Pancasila. Disertasi Program Studi Pendidikan Ekonomi Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Wahjoedi M.E. (II) Prof. Dr. Hj. Sri Umi Mintarti Widjaja S.E. M.P. Ak. (III) Dr. Hari Wahyono M.Pd. Kata Kunci ekonomi Pancasila pembelajaran ekonomi tudang sipulung. Kajian ini didasarkan pada pentingnya pembelajaran ekonomi yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila Pasal 33 Undang-Undang Dasar Tahun 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Kenyataan yang terjadi bahwa pembelajaran ekonomi yang diajarkan di ruang-ruang kelas baik di sekolah maupun perguruan tinggi masih cenderung pada nilai-nilai liberalisme kepada peserta didik serta melupakan nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. Pembelajaran harus dihadirkan sesuai dengan karakteristik dasar dan nilai-nilai yang ada di Indonesia. Tudang sipulung sebagai salah satu bentuk komunikasi kelompok yang terdapat di Indonesia khususnya untuk suku bugis-makassar. Komunikasi dalam tudang sipulung merupakan bagian yang sangat penting dari peranan kelompok artinya terhadap proses pengambilan keputusan pembentukan sikap dan perilaku manusia dalam merumuskan suatu keputusan. Harus ada kesadaran dan upaya untuk mengembalikan pendidikan ekonomi yang sesuai dengan jati diri Indonesia yaitu ekonomi Pancasila. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengidentifikasi permasalahan dan analisis kebutuhan pembelajaran ekonomi menyusun pembelajaran ekonomi Pancasila menganalisis efektivitas pembelajaran ekonomi Pancasila yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode design based research (DBR) dengan enam fase yaitu 1) Identifikasi masalah dan analisis situasi 2) Merumuskan pembelajaran ekonomi Pancasila 3) Desain dan pengembangan pembelajaran ekonomi Pancasila 4) Uji Coba pembelajaran ekonomi Pancasila 5) Evaluasi kelayakan pembelajaran ekonomi Pancasila 6) Mengkomunikasikan hasil uji coba pembelajaran ekonomi Pancasila. Instrumen kajian yang digunakan adalah instrumen debriefing instrumen self inventory (SI) protokol Focus Group Discussion (FGD) dan protokol Focus Group Interview (FGI). Hasil penelitian memaparkan bahwa 1) Memberi perubahan terhadap cara berpikir kritis sikap dan tindakan mahasiswa yang ditandai dengan meningkatnya pengetahuan mengenai konsep dan prinsip pembelajaran ekonomi Pancasila. Kegiatan tudang sipulung dikembangkan sebagai wahana dalam mempraktikkan konsep dan prinsip pembelajaran ekonomi Pancasila berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila Pasal 33 UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. 2) Terwujudnya interaksi dalam kekeluargaan dan kebersamaan dengan bentuk musyawarah melalui kegiatan FGD setting tudang sipulung. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada pengguna bahwa pemanfaatan desain pembelajaran ekonomi Pancasila 1) diterapkan sesuai aturan yang ada di dalamnya agar tujuan dari pembelajaran tercapai 2) perlu disampaikan kepada dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan cara berpikir kritis dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Pasal 33 UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika 3) dapat diadopsi ke dalam materi ekonomi melalui kegiatan simulasi 4) dapat digunakan sebagai rujukan oleh peneliti berikutnya untuk mengembangkan semangat pembelajaran ekonomi Pancasila 5) dikembangkan sebagai wujud nyata yang sesuai dengan kondisi sekitar partisipan dalam kehidupan sehari-hari 6) dikembangkan melalui bentuk kegiatan yang lain dengan memperhatikan budaya dari lokasi penelitian berikutnya 7) diperlukan pengkajian lebih mendalam dalam menentukan materi ajar ekonomi Pancasila 8) harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika dengan asas kekeluargaan dan semangat kebersamaan.