Skripsi
Pengembangan multimedia interaktif berbasis mobile pada pelajaran bahasa jepang pokok bahasan hiragana dan katakana untuk SMA Negeri 1 Malang / Andreas Septian Adi
Abstrak
ABSTRAK Adi Andreas Septian 2015. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Mobile Pelajaran Bahasa Jepang Pokok Bahasan Hiragana dan Katakana Untuk SMA Negeri 1 Malang. Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Anselmus J.E. Toenliu M.Pd (II) Saidah Ulfa S.T. M.Edu. Ph.D. Kata kunci Pengembangan Multimedia Interaktif Bahasa Jepang Mobile Perkembangan teknologi yang sangat pesat di bidang pendidikan membuat pengaruh yang sangat baik dalam menciptakan berbagai inovasi dalam dunia pendidikan. Masuknya teknologi di bidang pendidikan melahirkan bermacam-macam media pembelajaran baru yang berbau teknologi. Hadirnya media pembelajaran dapat memecahkan permasalahan dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang paling menonjol dalam proses pembelajaran adalah siswa masih kesulitan dalam memvisualisasikan proses penulisan hiragana dan katakana berdasarkan permasalahan tersebut perlu dikembangkan Multimedia Interaktif Bahasa Jepang Tentang Hiragana dan Katakana Kelas XI di SMA Negeri 1 Malang. Perlu adanya multimedia pembelajaran interaktif pelajaran Bahasa Jepang Tentang Hiragana dan Katakana Kelas XI di SMA Negeri 1 Malang. Perlu uji dan kevalidan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Bahasa Jepang Tentang Hiragana dan Katakana Kelas XI di SMA Negeri 1 Malang. Model pengembangan yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dari Lee Owens dengan alur Analisis Desain Pengembangan Implementasi dan Evaluasi. Hasil pengembangan media pembelajaran interaktif ini telah diuji cobakan dengan hasil ahli media 95 00% dinyatakan valid ahli materi 91 25% dinyatakan valid hasil uji coba perorangan 96 6% dinyatakan valid hasil uji coba kelompok kecil 95 75% dinyatakan valid dan hasil uji coba lapangan 89 1% dinyatakan valid. Dengan demikian media pembelajaran interaktif dikatakan efektif dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.Saran yang diajukan kepada guru mata pelajaran Bahasa Jepang adalah hendaknya media pembelajaran interaktif ini dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan untuk siswa meningkatkan kebiasaan belajar secara mandiri dengan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti ponsel pintar. Multimedia pembelajaran interaktif ini sebagai salah sumber pengetahuan untuk siswa dalam mempelajari mata pelajaran Bahasa Jepang tentang Hiragana dan Katakana.