UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Identitas sosial mahasiswa Papua di Kota Malang / Ahmad Maulana Rizky

Rizky, Ahmad Maulana - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Rizkky Ahma Maulana. 2011. Identitas Sosial Mahasiswa Papua Di Kota Malang Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami M. Si. (II) Drs. H. Mohammad Bisri M.Si. Kata Kunci Identitas Sosial Mahasiswa Daerah Papua. Teori identitas sosial dipelopori oleh Henri Tajfel pada tahun 1957 dalam upaya menjelaskan prasangka diskriminasi perubahan sosial dan konflik antar kelompok. Menurut Tajfel (1982) identitas sosial adalah seseorang yang berasal dari pengetahuan mereka tentang keanggotaan dalam suatu kelompok social bersama dengan signifikansi nilai dan emosional dari keanggotaan tersebut. Identitas sosial berkaitan dengan keterlibatan rasa peduli dan juga rasa bangga dari keangootaan dalam suatu kelompok tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaima identitas sosial mahasiswa Papua. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada tiga mahasiswa daerah Papua. Pengumpulan data ini menggunakan wawancara dengan pedoman wawancara sebagai acuannya partisipan sebagai observer. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi data member check memperpanjang keikutsertaan penelitian dan ketekunan penelitian. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui identitas sosial mahasiswa asli daerah Papua. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut a) Keterlibatan aktivitas kedaerahan hal membuat subjek tetap menjaga adat dan tradisi atau adat yang mereka lakukan di Papua. Walaupun subjek bergaul dengan mahasiswa lain dari luar daerah Papua mampu mempertahankan identitas subjek sebagai masyarakat asli Papua. b) Tetap mempertahanan nilai-nilai tersebut nilai tersebut berasal dari tiga sumber yakni adat organisasi kedaerahan dan orang tua. Ada evaluasi dan group self-esteem yang positif terhadap kelompok kedarahannya. c) persaan pertama kali subjek ke malang yakni cemas takut menyinggung perasaan orang lain karena perbedaan kedaerah. ketakutan Subjek akan merasa tersingung jika subjek merasa terdiskriminasi. Subjek akan merasakan bangga jika ada orang-orang diluar dari daerah papua bertnya mengenai kedaerahan subjek. Saran yang dapat diberika terhadap penelitian 1) Subjek seharusnya lebih bisa terbuka terhadap penelitian. Sehingga keterbukaan informasi bisa digali lebih mendalam. 2) Sebaiknya tidak terlalu memberikan kesan diskriminatif terhadap mahasiswa asli dari daerah. 3) Menggali lebih dalam terhadap penelitian berikutnya sehingga mendapatkan data-data yang mendalam dan berguna bagi penelitian berikutnya.


Informasi Detail
DDC
Rs 155.2 RIZ i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2015.
Deskripsi Fisik
viii, 200 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06470/KI/19
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2015
Subjek
1. KONSEP DIRI
2. SOSIAL, IDENTITAS
3. SELF CONCEPT

Pembimbing
1. Sri Weni Utami; 2. Mohammad Bisri
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik