Skripsi
The implementation of semantic mapping strategy to improve the speaking skill of the eighth graders / Syafira Alfiani
Abstrak
RINGKASAN Syafira A. 2019. The Implementation of Semantic Mapping to Improve the Eighth Graders Speaking Skill. Skripsi Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universtitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Andreani M.Ed. (II) Nur Hayati M.Ed. Kata kunci Semantic Mapping Speaking Vocabulary Junior High School. Speaking merupakan salah satu keterampilan yang dianggap paling rumit untuk dipelajari. Keterampilan ini perlu penguasaan kosa kata yang baik. Sehingga guru perlu untuk memperhatikan perkembangan kosa kata siswa dan menerapkan stategi untuk membantu kosa kata mreka dalam keterampilan membaca. Penelitian ini dilakukan di kelas 8 SMPN 1 Kalianget Madura. Pada penelitian awal menunjukkan siswa mengalami kesulitan dalam speaking karena mereka kurang menguasai kosa kata dalam Bahasa Inggris. Sehingga semantic mapping (disebut juga SMS) dipilih untuk mengembangkan kosa kata Bahasa Inggris siswa. Maka speaking mereka meningkat. Ada 4 langkah yang diimplementasikan dalam strategi SMS. Diantaranya siswa mempelajari teks recount membuat contoh semantic mapping membuat semantic mapping dengan topik yang telah diberikan siswa berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan teman mereka terkait semantic mapping mereka. Desain dari penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dua instumen yaitu tes speaking dan kuisioner. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pada setiap siklus diberikan tes dan penampilan siswa dinilai. Disamping itu siswa diberikan kuisioner untuk mengetahui respon mereka terhadap penggunaan SMS. Kriteria sukses dari penelitian ini adalah 75% dari siswa mencapai gain 8 poin dan 85% siswa menunjukkan respon positif terhadap penggunaan SMS. Pada siklus pertama ada satu siswa (3.84%) mencapai gain 8 poin dan hanya 46% siswa menunjukkan respon positif teradap penggunaan SMS. Ini berarti siklus ini gagal . Siklus ini tidak berhasil karena selama pengimplementasian strategi ini siswa masih menggunakan Bahasa Indonesia Bahasa lokal mereka Bahasa Madura dengan teman mereka selama kegiatan ketika mereka membagikan pengalaman dan mendiskusikannya dengan teman mereka.. Hal ini terjadi karena siswa tidak paham cara membuat semantic mapping. Sehingga pada siklus kedua peneliti meminta siswa terlibat langsung membuat semantic mapping dengan cara meminta mereka untuk maju kedepan kelas secara bergantian membuat semantic mapping di papan tulis. Sehingga siswa paham cara membuat semantic mapping. Penemuan pada siklus kedua menujukkan terdapat 100% siswa (26 siswa) mencapai gain 8 poin dan 95.38% siswa menunjukkan hasil positif . Ini berarti penggunaan SMS pada kelas speaking sukses dalam meningkatkan kamampuan speaking siswa. Maka pada siklus kedua ini sukses. Mereka berpendapat strategi ini membantu mereka mudah untuk dikerjakan dan lebih menarik daripada menghafal kosa kata. Berdasarkan temuan tuan tersebut dapat disimpilkan bahwa SMS membantu siswa mengembangkan kosa kata dan membantu mereka untuk berbicara Bahasa Inggris lebih baik. Untuk guru Bahasa Inggris disarankan untuk menggunakan strategi ini untuk mengjar speaking terutama mereka yang bermasalah pada penguasaan kosa kata. Untuk peneliti selanjutnya disarankan mereka mencoba mengimplementasikan strategi ini untuk meningkatkan kemampuan menulis ketika mereka memiliki masalah di pemberdaharaan kata.