Skripsi
Hubungan faktor lingkungan fisik rumah status pendidikan ibu dan status pekerjaan ibu terhadap kejadian pneumonia balita di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang / Rilo Punjung Pangestu Kusuma Mardani
Abstrak
RINGKASAN Mardani Rilo Punjung Pangestu Kusuma. 2019. Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Rumah Status Pendidikan Ibu dan Status Pekerjaan Ibu Terhadap Kejadian Pneumonia Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Hartati Eko Wardani M.Si.Med. (II) drg. Rara Warih Gayatri M.PH. Kata Kunci lingkungan fisik rumah status pendidikan ibu status pekerjaan ibu pneumonia. Di Indonesia pneumonia merupakan penyebab dari 15% kematian balita yaitu diperkirakan sebanyak 922.000 balita di tahun 2015. Populasi yang rentan terserang pneumonia adalah anak-anak usia kurang dari 2 tahun. Kota Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang menyumbang kasus kejadian pneumonia pada balita. Dari 3.811 perkiraan penderita pneumonia pada balita di Kota Malang tahun 2016 terdapat 64 44% penderita yang ditemukan dan ditangani atau berjumlah 2.456 penderita. Puskesmas Dinoyo memiliki angka penemuan penderita dan penanganan kasus pneumonia pada balita tertinggi yaitu dengan 501 kasus. Selain itu Puskesmas Dinoyo menyumbang persentase yang rendah untuk rumah sehat di Kota Malang. Faktor penyebab adanya kasus pneumonia pada balita adalah kondisi lingkungan fisik yang tidak sesuai standar dan sosial ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pekerjaan ibu pendidikan ibu kepadatan rumah dengan kejadian penyakit pneumonia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah balita yang datang ke poli anak puskesmas bulan Maret-Juli 2019 yaitu sebanyak 60 balita dengan 30 balita penderita dan 30 balita bukan penderita pneumonia. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis univariat bivariat dengan teknik analisis dengan chi square for assosiation analisis Prevalence Ratio (PR) dan nilai Confident Interval (CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang dengan nilai p-value 0 021 dan nilai PR (95% CI) sebesar 2 122 (1 026-4 390) terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang dengan nilai p-value 0 007 dan nilai PR (95% CI) sebesar 4 571 (1 452-14 389) terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang dengan nilai p-value 0 012 dan nilai PR (95% CI) sebesar 4 357 (1 320-14 504). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu pekerjaan ibu dan kepadatan hunian rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang.