Skripsi
Keefektifan teknik klarifikasi nilai untuk meningkatkan kesadaran etika berkomunikasi siswa SMA / Faidullah Shobihi
Abstrak
RINGKASAN Shobihi Faidlullah. 2019. Keefektifan Teknik Klarifikasi Nilai untuk Meningkatkan Kesadaran Etika Berkomunikasi Siswa SMA. Skripsi Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Im Hambali M.Pd. (2) Irene Maya Simon S.Pd. M.Pd. Kata kunci Klarifikasi nilai Kesadaran etika berkomunikasi siswa SMA Kemampuan dalam berkomunikasi penting bagi siswa. Dengan kemampuan berkomunikasi yang dimiliki oleh siswa maka siswa dapat dengan mudah melakukan komunikasi dengan masyarakat. Tidak lepas daripada itu dalam berkomunikasi juga harus memperhatikan etika. Salah satu contoh etika yang dimaksudkan yaitu sopan santun dalam berkomunikasi. Dari kemampuan berkomunikasi yang tunjukkan oleh siswa dapat mencerminkan keadaan kepribadian siswa tersebut. Tujuan dalam peneliti ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik klarifikasi nilai untuk meningkatkan kesadaran etika berkomunikasi siswa SMA. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Pre-Experimental Design yang salah satunya yaitu menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test dengan satu kelompok (one-group pre-test post-test design). Peneliti menggunakan pengambilan sampel dengan teknik nonprobablity sampling yaitu teknik purposive sampling. Penentuan sampel ditentukan dengan memilih 15 siswa yang memiliki tingkat kesadaran etika berkomunikasi yang rendah menggunakan instrumen Inventori Kesadaran Etika Berkomunikasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik klarifikasi nilai efektif untuk meningkatkan kesadaran etika berkomunikasi siswa SMA. Hasil penelitian tersebut diketahui berdasarkan hasil analisis menggunakan uji wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yaitu 0 013. Dari hasil yang diperoleh tersebut maka dapat dikatakan bahwa 0 013 8804 0 05 (0 013 lebih kecil dari 0 05). Dari nilai pada hasil tersebut dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut terdapat beberapa saran terkait penelitian ini. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan strategi layanan bimbingan dengan mengaplikasikan teknik klarifikasi nilai yang lebih kreatif dan inovatif. Diharapkan guru bimbingan dan konseling dapat menjadikan teknik klarifikasi nilai sebagai salah satu teknik yang dapat digunakan untuk melaksanakan layanan bimbingan kelompok. Hal itu dikarenakan dengan mengingat kelemahan dalam penelitian ini.