UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Improving eight grade student\' speaking skill through Concept - Based Instruction (CBI) in SMPN 1 Singosari / Fanda Sukma Aini

Aini, Fanda Sukma - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Aini Fanda S. Improving Eighth Grade Students Speaking Skill through Concept-Based Instruction (CBI) in SMPN 1 Singosari. Skripsi Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Ali Saukah M.A. Ph.D. (II) Nur Hayati S.Pd. M.Ed. Kata Kunci Concept-Based Instruction speech acts siswa kelas delapan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Concept-Based Instruction (CBI) meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris pada peserta didik kelas delapan di SMPN 1 Singosari. Concept-Based Instruction (CBI) mengharuskan peserta didik untuk melalui tiga tahap pembelajaran orientasi eksekusi dan kontrol. Pada tahap orientasi peserta didik akan diperkenalkan terlebih dahulu terhadap materi-materi yang akan dipelajari agar mereka memiliki pemahaman konseptual dari materi-materi tersebut. Lalu pada tahap eksekusi peserta didik akan diberikan tugas lisan menggunakan strategi CBI secara teratur. Mereka didorong untuk membuat percakapan berbahasa Inggris dengan bahasa mereka sendiri dan mempresentasikan percakapan tersebut. Selama tahap eksekusi peneliti juga akan mengevaluasi kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik sementara pengamat akan mengamati partisipasi peserta didik dalam aktivitas kelas. Yang terakhir adalah tahap kontrol dimana peserta didik diminta untuk membagikan opini dan saran mereka terhadap performanya masing-masing secara lisan. Penelitian ini menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) yang melibatkan peserta didik kelas delapan SMPN 1 Singosari. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes lisan dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan membandingn nilai rata-rata dari tes lisan peserta didik pada preliminary test (74.06) dan final test (88.12) terdapat peningkatan pada kemampuan berbicara peserta didik. Secara statistik perbedaan yang terdapat pada hasil preliminary test dan final test cukup signifikan (p 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa CBI mampu meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik. Prosedur CBI yang berhasil digunakan dalam penelitian ini adalah tahap orientasi eksekusi dan kontrol. Pada tahap orientasi untuk membantu peserta didik mengembangkan pemahaman konseptual dari materi-materi yang akan diajarkan mereka diberikan beberapa contoh mengenai materi-materi tersebut. Contoh-contoh yang diberikan dapat berupa rekaman video atau suara. Setelah itu peserta didik harus menganalisa dan mendiskusikan contoh yang telah diberikan. Selanjutnya pengajar akan menjelaskan mengenai materi tersebut dengan lebih rinci. Peserta didik kemudian akan masuk ke dalam tahap eksekusi dimana mereka akan bekerja dalam kelompok yang beranggotakan empat orang untuk membuat percakapan berbahasa Inggris. Mereka juga diminta untuk mempresentasikan percakapan tersebut sebagai bentuk dari tes lisan. Tahap terakhir adalah kontrol. Pada tahap ini setelah semua siswa melaksanakan tes lisan mereka akan diminta untuk membagikan pendapat mereka atau memberi saran secara lisan tentang presentasi yang telah mereka lakukan sebelumnya. Kesimpulannya strategi CBI berhasil meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik. Selain itu mereka menjadi lebih aktif untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelas. Mereka juga mendapati diri mereka menjadi lebih percaya diri dan nyaman dalam menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pembicaraan ketika mereka berkomunikasi selama kegiatan kelas. Hal ini menunjukkan bahwa CBI dapat digunakan sebagai strategi pengajaran alternatif di kelas percakapan.ABSTRAK Aini Fanda S. Improving Eighth Grade Students Speaking Skill through Concept-Based Instruction (CBI) in SMPN 1 Singosari. Skripsi Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Ali Saukah M.A. Ph.D. (II) Nur Hayati S.Pd. M.Ed. Kata Kunci Concept-Based Instruction speech acts siswa kelas delapan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Concept-Based Instruction (CBI) meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris pada peserta didik kelas delapan di SMPN 1 Singosari. Concept-Based Instruction (CBI) mengharuskan peserta didik untuk melalui tiga tahap pembelajaran orientasi eksekusi dan kontrol. Pada tahap orientasi peserta didik akan diperkenalkan terlebih dahulu terhadap materi-materi yang akan dipelajari agar mereka memiliki pemahaman konseptual dari materi-materi tersebut. Lalu pada tahap eksekusi peserta didik akan diberikan tugas lisan menggunakan strategi CBI secara teratur. Mereka didorong untuk membuat percakapan berbahasa Inggris dengan bahasa mereka sendiri dan mempresentasikan percakapan tersebut. Selama tahap eksekusi peneliti juga akan mengevaluasi kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik sementara pengamat akan mengamati partisipasi peserta didik dalam aktivitas kelas. Yang terakhir adalah tahap kontrol dimana peserta didik diminta untuk membagikan opini dan saran mereka terhadap performanya masing-masing secara lisan. Penelitian ini menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) yang melibatkan peserta didik kelas delapan SMPN 1 Singosari. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes lisan dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan membandingn nilai rata-rata dari tes lisan peserta didik pada preliminary test (74.06) dan final test (88.12) terdapat peningkatan pada kemampuan berbicara peserta didik. Secara statistik perbedaan yang terdapat pada hasil preliminary test dan final test cukup signifikan (p 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa CBI mampu meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik. Prosedur CBI yang berhasil digunakan dalam penelitian ini adalah tahap orientasi eksekusi dan kontrol. Pada tahap orientasi untuk membantu peserta didik mengembangkan pemahaman konseptual dari materi-materi yang akan diajarkan mereka diberikan beberapa contoh mengenai materi-materi tersebut. Contoh-contoh yang diberikan dapat berupa rekaman video atau suara. Setelah itu peserta didik harus menganalisa dan mendiskusikan contoh yang telah diberikan. Selanjutnya pengajar akan menjelaskan mengenai materi tersebut dengan lebih rinci. Peserta didik kemudian akan masuk ke dalam tahap eksekusi dimana mereka akan bekerja dalam kelompok yang beranggotakan empat orang untuk membuat percakapan berbahasa Inggris. Mereka juga diminta untuk mempresentasikan percakapan tersebut sebagai bentuk dari tes lisan. Tahap terakhir adalah kontrol. Pada tahap ini setelah semua siswa melaksanakan tes lisan mereka akan diminta untuk membagikan pendapat mereka atau memberi saran secara lisan tentang presentasi yang telah mereka lakukan sebelumnya. Kesimpulannya strategi CBI berhasil meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik. Selain itu mereka menjadi lebih aktif untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelas. Mereka juga mendapati diri mereka menjadi lebih percaya diri dan nyaman dalam menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pembicaraan ketika mereka berkomunikasi selama kegiatan kelas. Hal ini menunjukkan bahwa CBI dapat digunakan sebagai strategi pengajaran alternatif di kelas percakapan.ABSTRAK Aini Fanda S. Improving Eighth Grade Students Speaking Skill through Concept-Based Instruction (CBI) in SMPN 1 Singosari. Skripsi Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Ali Saukah M.A. Ph.D. (II) Nur Hayati S.Pd. M.Ed. Kata Kunci Concept-Based Instruction speech acts siswa kelas delapan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Concept-Based Instruction (CBI) meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris pada peserta didik kelas delapan di SMPN 1 Singosari. Concept-Based Instruction (CBI) mengharuskan peserta didik untuk melalui tiga tahap pembelajaran orientasi eksekusi dan kontrol. Pada tahap orientasi peserta didik akan diperkenalkan terlebih dahulu terhadap materi-materi yang akan dipelajari agar mereka memiliki pemahaman konseptual dari materi-materi tersebut. Lalu pada tahap eksekusi peserta didik akan diberikan tugas lisan menggunakan strategi CBI secara teratur. Mereka didorong untuk membuat percakapan berbahasa Inggris dengan bahasa mereka sendiri dan mempresentasikan percakapan tersebut. Selama tahap eksekusi peneliti juga akan mengevaluasi kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik sementara pengamat akan mengamati partisipasi peserta didik dalam aktivitas kelas. Yang terakhir adalah tahap kontrol dimana peserta didik diminta untuk membagikan opini dan saran mereka terhadap performanya masing-masing secara lisan. Penelitian ini menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) yang melibatkan peserta didik kelas delapan SMPN 1 Singosari. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes lisan dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan membandingn nilai rata-rata dari tes lisan peserta didik pada preliminary test (74.06) dan final test (88.12) terdapat peningkatan pada kemampuan berbicara peserta didik. Secara statistik perbedaan yang terdapat pada hasil preliminary test dan final test cukup signifikan (p 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa CBI mampu meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik. Prosedur CBI yang berhasil digunakan dalam penelitian ini adalah tahap orientasi eksekusi dan kontrol. Pada tahap orientasi untuk membantu peserta didik mengembangkan pemahaman konseptual dari materi-materi yang akan diajarkan mereka diberikan beberapa contoh mengenai materi-materi tersebut. Contoh-contoh yang diberikan dapat berupa rekaman video atau suara. Setelah itu peserta didik harus menganalisa dan mendiskusikan contoh yang telah diberikan. Selanjutnya pengajar akan menjelaskan mengenai materi tersebut dengan lebih rinci. Peserta didik kemudian akan masuk ke dalam tahap eksekusi dimana mereka akan bekerja dalam kelompok yang beranggotakan empat orang untuk membuat percakapan berbahasa Inggris. Mereka juga diminta untuk mempresentasikan percakapan tersebut sebagai bentuk dari tes lisan. Tahap terakhir adalah kontrol. Pada tahap ini setelah semua siswa melaksanakan tes lisan mereka akan diminta untuk membagikan pendapat mereka atau memberi saran secara lisan tentang presentasi yang telah mereka lakukan sebelumnya. Kesimpulannya strategi CBI berhasil meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris peserta didik. Selain itu mereka menjadi lebih aktif untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelas. Mereka juga mendapati diri mereka menjadi lebih percaya diri dan nyaman dalam menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pembicaraan ketika mereka berkomunikasi selama kegiatan kelas. Hal ini menunjukkan bahwa CBI dapat digunakan sebagai strategi pengajaran alternatif di kelas percakapan.


Informasi Detail
DDC
Rs 428.307 AIN i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendididkan Bahasa Inggris, 2019.
Deskripsi Fisik
xii, 31 lembar: il., tab.; 30 cm.
Bahasa
No Reg
00305/KI/20
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. BAHASA INGGRIS - BERBICARA, KETERAMPILAN
2. ENGLISH LANGUAGE - SPEAKING SKILL

Pembimbing
1. Ali Saukah; 2. Nur Hayati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik