Skripsi
Analisis usaha kelayakan pengembangan wisata tematik kampung biru AREMA / Mohammad Sadid Sirojuddin
Abstrak
RINGKASAN Sirojuddin Mohammad Sadid. 2019. Analisis Usaha Kelayakan Pengembangan Wisata Tematik Kampung Biru Arema. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Agus Sumanto S.E. M.SA. Kata Kunci Wisata Kelayakan Kampung Biru Arema Kota Malang telah lama dikenal sebagai kota wisata. Wisata tematik merupakan salah satu prioritas pembangunan sektor wisata di Kota Malang. Pembangunan kampung tematik di Kota Malang pada umumnya diharapkan sebagai pemecah masalah terkait pemukiman kumuh yang ada disamping untuk meningkatkan kemandirian ekonomi daerah. Salah satu kampung tematik yang tergolong baru di Kota Malang yakni Kampung Biru Arema. Tantangan bagi wisat baru yakni kunjungan wisata yang masih sedikit. Pengelola berencana melakukan pengembangan wisata Kampung Biru Arema melalui pembangunan daya tarik berupa wahana sepeda udara. Hal ini dilakukan guna meningkatkan daya saing wisata dan menarik banyak pengunjung. Penelitian ini dilakukan dengan tujuanmenganalisis dampak setelah terbentuknya Kampung Biru Arema dari segi manfaat dan biaya. Kemudian menganalisis usaha kelayakan pengembangan daya tarik di Kampung Biru Arema melalui NPV Benefit Cost IRR Payback Period. Diharapkan hasil dari analisa ini sebagai rekomendasi langkah dari pengelola untuk melaksanakan rencana pengembangan Kampung Biru Arema melalui pembangunan daya tarik baru berupa wahana sepeda udara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara. Metode penelitian menggunakan analisis NPV IRR BCR Payback Period analisis sensitivitas untuk studi kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh NPV sebesar Rp. 860.453.189 IRR memiliki nilai 198 7856119 % payback period 0 6 tahun BCR sebesar 4.489. Berdasarkan nilai-nilai tersebut artinya rencana pembangunan daya tarik baru di Kampung Biru Arema layak dijalankan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa ada pengaruh baik pendapatan biaya dan suku bunga terhadap nilai-nilai baik NPV IRR PP BCR. Analisis ini berguna untuk mengetahui bila di masa depan ada perubahan-perubahan dari estimasi yang telah dibuat. Saran dari hasil penelitian yakni Pokdarwis Kampung Biru Arema seharusnya mencatat arus kas yang ada sehingga nantinya ketika mau melakukan usaha kelayakan pengembangan telah ada data baik pendapatan maupun biaya atau pengeluaran. Berdasarkan studi kelayakan dengan menggunakan data primer yang diolah sebagai bahan acuan estimasi yang kemudian diolah dengan berbagai rumus perhitungan kelayakan maka rencana pengembangan Kampung Biru Arema melalui pembangunan daya tarik baru berupa wahana sepeda udara layak untuk dilakukan.