UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan modul materi virus dan bakteri berdasarkan identifikasi miskonsepsi menggunakan instrumen diagnostik three-tier pada siswa SMA/MA di Jawa Timur / Firda Ama Zulfia

Zulfia, Firda Ama - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Zulfia Firda Ama. 2019. Pengembangan Modul Materi Virus dan Bakteri Berdasarkan Identifikasi Miskonsepsi Menggunakan Instrumen Diagnostik Three Tier pada Siswa SMA/MA di Jawa Timur. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof.Dra. Herawati Susilo M.Sc. Ph.D. (II) Dra. Dwi Listyorini M.Sc. D.Sc. Kata Kunci bakteri miskonsepsi modul virus. Identifikasi miskonsepsi perlu dilakukan pada materi Virus dan Bakteri dikarenakan kedua materi tersebut sulit bagi siswa. Materi Virus dan Bakteri yang tergolong dalam mikrobiologi dianggap sulit karena banyak istilah asing abstrak materinya sulit dipahami dan terlalu banyak materi yang dipelajari. Identifikasi miskonsepsi materi Virus dan Bakteri dapat menggunakan instrumen diagnostik three tier yang memiliki tiga tingkatan soal. Soal tingkatan pertama dan kedua berisi lima opsi jawaban sedangkan soal tingkatan ketiga berisi dua opsi jawaban. Soal tingkat kedua berisi pilihan alasan sedangkan soal tingkat ketiga berisi pilihan keyakinan yang harus dipilih siswa. Identifikasi miskonsepsi materi Virus dan Bakteri menggunakan instrumen diagnostik three tier dilakukan pada siswa kelas X di 12 sekolah di Jawa Timur. Terdapat empat wilayah yang dipilih untuk uji coba instrumen diagnostik three tier materi Virus dan Bakteri yaitu Kabupaten Lamongan Kabupaten Kediri Kabupaten Trenggalek dan Kota Malang. Terdapat dua tahap dalam prosedur penelitian yaitu tahap pertama menggunakan model pengembangan Treagust untuk mengembangkan instrumen diagnostik three tier sedangkan tahap kedua menggunakan model pengembangan ADDIE untuk mengembangan modul materi Virus dan Bakteri. Hasil validitas empiris menunjukkan bahwa instrumen diagnostik three tier materi Virus dan Bakteri memiliki reliabilitas sangat rendah dan cukup ada 12 soal valid dan 3 soal tidak valid dan kategori sedang untuk tingkat kesukaran.Instrumen diagnostik three tier telah valid digunakan berdasarkan penilaian ahli asesmen ahli materi dan praktisi lapangan. Ada dua macam miskonsepsi yaitu false positive dan false negative. Hasil identifikasi miskonsepsi materi Virus dan Bakteri termasuk dalam kategori rendah untuk false positive dan kategori sedang untuk false negative. Berdasarkan hasil identifikasi miskonsepsi dapat disusun bahan ajar berupa modul untuk mengurangi miskonsepsi siswa. Modul materi Virus dan Bakteri telah valid dan praktis untuk digunakan berdasarkan penilaian ahli bahan ajar ahli materi dan respon angket siswa.


Informasi Detail
DDC
Rt 579.2078 ZUL p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi, 2019.
Deskripsi Fisik
xiii, 187 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00263/KI/20
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2019
Subjek
1. VIRUS (BIOLOGI) - MODUL PEMBELAJARAN
2. BAKTERI - MODUL PEMBELAJARAN
3. VIRUS (BIOLOGY) - LEARNING MODULE

Pembimbing
1. Herawati Susilo; 2. Dwi Listyorini
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik