Skripsi
Analisis pengambangan wisata banyu biru guna meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Pasuruan / Bagus Purwoaji Priambodo
Abstrak
RINGKASAN Priambodo Bagus Purwoaji. Analisis Pengembangan Wisata Banyu Biru Guna Meningkatkat Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Pasuruan. Program S1 Ekonomi Pembangungan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr Nasikh S.E. MP. M.Pd Kata Kunci Pengembangan Wisata Pendapatan Asli Daerah Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi yang baik serta penentuan strategi pengembangan objek wisata Banyu Biru sehingga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Pasuruan melalui penarikan tiket retribusi pariwisata. Manfaat penelitian ini sebagai bahan pertimbangan bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai instansi yang berwenang untuk mengelola objek wisata ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan kuantitatif yang memadukan input data kualitatif dan kuantitatif sekaligus (mix method). Hasil analisis menggunakan SWOT menunjukkan hasil bahwa objek wisata ini berada pada kuadran 1 yaitu strategi yang harus digunakan adalah dengan cara mengoptimalkan kekuatan dari faktor internal dan memanfaatkan peluang dari faktor eksternal. Setelah diketahui bahwa objek wisata ini berada pada kondisi yang bagus sehingga memungkinkan melakukan ekspansi penambahan fasilitas guna agar semakin menambah daya tarik pengunjung. Untuk mengembangkan sesuatu hal bisa menggunakan dua cara yang pertama memperbaiki atau mengoptimalkan dari sesuatu yang sudah ada dan yang kedua yaitu menambah suatu hal yang baru. Pada penelitian ini selanjutnya ingin menentukan prioritas pengembangan objek wisata Banyu Biru dengan menyajikan alternatif dari sebuah teori yang ada. Untuk penentuan prioritas menggunakan analisis AHP dengan mencari data dari para responden yang dirasa memiliki kemampuan dan wewenang pada hal ini. Hasil menunjukkan bahwa dari keempat kriteria tersebut yang menjadi kriteria terpenting dalam pengembangan objek wisata adalah melihat permintaan pengunjung trend dengan skor 0 317 yang kedua yaitu melihat sarana dan prasarana selanjutnya dukungan stakeholder dan terakhir potensi alam. Permintaan pengunjung dirasa penting karena tujuan pengembangan agar masyarakat luas merasa tertarik dan dasar melihat ketertarikan masyarakat adalah dengan melihat trend yang ada. Untuk alternatif prioritas pengembangan objek wisata ini adalah dengan penambahan wahana bermain dengan skor 0 406 yang selanjutnya penambahan taman bunga dan tempat berjualan souvernir.