Skripsi
Pengaruh asupan gizi, fasilitas pendidikan, dan pengangguran terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia tahun 2014-2018 / Dwi Palupi Panglipuring Tyas
Abstrak
RINGKASAN Tyas Dwi Palupi PanglipuringTyas. 2019. PengaruhAsupanGizi Fasilitas Pendidikan dan PengangguranTerhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia Tahun 2014 - 2018. Skripsi. Prodi S1 Ekonomi Pembangunan Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Farida Rahmawati S.E. M.E. Kata Kunci AsupanGizi Fasilitas Pendidikan Pengangguran Pembangunan Ekonomi Pembangunan ekonomi merupakan proses perubahan masyarakat dalam memperbaiki kesejahteraan dan kemakmuran hidupnya yang mencakup aspek kesehatan aspek pendidikan aspek ekonomi dan aspek sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh darivariabel asupan gizi fasilitas pendidikan dan pengangguran terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier bergandaberupa data panel yang menggabungkan data time series selama lima tahun dan data cross section yang terdiridari 34 provinsi. Penelitian ini menggunakan model fixed effect dan lolos uji normalitas multikolinieritas dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan asupan gizi dan fasilitas pendidikan memiliki pengaruh signifikan positif terhadap pembangunan ekonomi. Sedangkan pengangguran memiliki pengaruh signifikan negative terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia. Variabel asupan gizi variabel fasilitas pendidikan dan variabel pengangguran memiliki pengaruh secara simultan terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia selama tahun 2014 2018. Pembangunan ekonomi dapat dilaksanakan dengan meningkatkan asupan gizi untuk meningkatkan kualitas kesehatan sehingga dapat mengurangi angka kematian dan meningkatkan angka harapan hidup. Peningkatan fasilitas pendidikan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia karena mempermudah masyarakat dalam mengakses pendidikan yang akan meningkatkan harapan dan rata rata lama sekolah. Pembangunan ekonomi harus diikuti penurunan pengangguran untuk memperbaiki kondisi social ekonomi berupa pemerataan pendapatan dan mengurangi kemiskinan untuk meningkatkan standar hidup layak.