Skripsi
Struktur intrinsik novel \"Pertemuan Dua Hati\" karya N.H. Dini / Muhammad Ali Mukti
Abstrak
ABSTRAK Ali Mukti Muhammad. 2012. Struktur Intrinsik Novel Pertemuan Dua Hati Karya Nh Dini. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Roekhan M.Pd. Kata Kunci Struktur intinsik Novel Pertemuan Dua Hati Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra hasil dari pemikiran manusia. Novel dibangun oleh kedua unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kajian novel Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan makna dalam novel yang tujuannya dapat dijadikan kajian pembelajaran terhadap novel. Strukturalisme adalah teori yang digunakan pada penelitian ini dan metodologi yang digunakan adalah membaca dengan seksama sampai menemukan susunan strukturalnya agar dapat diperoleh keutuhan makna dari novel tersebut. Objek penelitian yang dikaji adalah unsur-unsur dalam novel meliputi tema tokoh dan penokohan latar alur(plot) gaya bahasa dan amanat Sumber data dalam skripsi ini yaitu berasal dari Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak atau baca dicatat dan dianalisis Teknik yang digunakan dalam menganalisis data penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik analisis struktural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Pertemuan Dua Hati karya Nh.Dini mempunyai alur kronologis yang ceritanya terusun secara kronologis. (1)Tokoh utama dalam novel ini adalah bu Suci dan Waskito. Hal tersebut dibuktikan dengan intensitas kemunculannya di dalam cerita. (2)Tokoh-tokoh tambahan adalah nenek Waskito Suami bu Suci kedua orang tua Waskito teman-teman sekelas waskito dan kepal sekolah. (3)Cerita ini mengambil latar tempat dominan sekolah tempat bu Suci mengajan dan rumah nenek waskito tepatnya di kota Semarang. (4)Latar waktu dalam cerita ini Tahun Bulan Hari Pagi Siang Sore dan Malam. Latar sosial dalam novel ini adalah lingkungan sekolah dunia pendidikan lingkungan keluarga dan masyarakat. (5)Gaya bahasa dalam novel ini mengunakan gaya bahasa personifikasi hiperbola metafora dan metonomia. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan dalam membangun keutuhan cerita yang diikat oleh tema. Adapun tema yang mendasari cerita ini adalah dedikasi seorang guru terhadap dunia pendidikan. Penelitian terhadap novel Pertemuan Dua Hati ini dapat dijadikan sebuah pembelajaran bagi pembaca agar selalu bersabar dan berdedikasi penuh pada setiap hal yang menjadi tanggung jawab kita .