Skripsi
Implementasi triple helix pada analytical hierarchy process (AHP) dalam pengembangan IKM gula kelapa di kabupaten Blitar (studi kasus di kecamatan Nglegok) / Fawwaz Ushaimin
Abstrak
RINGKASAN Ushaimin Fawwaz. 2019. Implementasi Triple Helix pada Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Pengembangan IKM Gula Kelapa di Kabupaten Blitar (Studi Kasus di Kecamatan Nglegok).Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsano S.T. M.Si Kata Kunci Industri Gula Kelapa IFAS EFAS SWOT Triple Helix AHP Pembangunan ekonomi daerah tidak lepas dari adannya usaha pengembangan industri kecil dan menengah yang dijalankan ditengah-tengah masyarakat disuatu daerah. Gula kelapa merupakan salah satu komoditas dari Industri Kecil Menengah unggulan yang ada di Kabupaten Blitar. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Industri Kecil dan Menegah agroindustri gula merah kelapa di Kecamatan Nglegok dengan mengikutsertakan peran dari pemerintah akademisi dan pelaku industri sehingga diketahui peranan siapa yang paling membawa pengaruh besar.Metode penelitian studi kasus dalam bentuk deskriptif kualitatif.Teknik pengolahan data menggunakan analisis IFAS/EFAS SWOT dan AHP dengan program Expert Choice 11. Hasil dari penelitian ini adalah nilai yang diperoleh IFAS (-0 240) sedangkan nilai EFAS (0 776) sehingga menentukan titik kuadran yang berada pada kuadran III (mendukung strategi turn around). Selanjutnya dari hasil kuadran SWOT tersebut ditentukan prioritas strategi menggunakan AHP dengan konsep Triple Helix.Hasil dari metode AHP tersebut pemerintah adalah aktor paling berpengaruh (0 514) peran pemerintah adalah dengan bantuan modal (0 543) sedangkan prioritas strategi inti adalah perbaikan kualitas produk dan penciptaan nilai tambah (0 444).