Skripsi
Pengaruh belanja daerah untuk pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial terhadap tingkat kemiskinan (studi kasus Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur 2014-2018) / Khintan Wulandari
Abstrak
RINGKASAN Wulandari Khintan.2019. Analisis Pengaruh Belanja Daerah untuk Pendidikan untuk Kesehatan untuk Perlindungan Sosial terhadap Tingkat Kemiskinan. Skripsi Program Studi Ekonomi Pembangunan Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Agus Sumanto S.E. M.SA. Kata Kunci Pendidikan Kesehatan Perlindungan Sosial Kemiskinan Kemiskinan sampai saat ini masih menjadi permasalahan utama di Indonesia. Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan telah dilakukan pemerintah pusat maupun daerah seperti anggaran pro orang miskin (pro poor budgeting) yang diposkan kedalam anggaran belanja daerah untuk urusan pendidikan urusan kesehatan dan urusan perlindungan sosial. Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbesar di Indonesia disisi lain Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah penerimaan dana perimbangan terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Hal ini sangat menarik untuk dikaji lebih dalam bahwa ternyata daerah yang memperoleh dana perimbangan terbesar memiliki jumlah penduduk miskin terbesar. Penelitian ini meneliti tentang seberapa besar pengaruh pendanaan belanja Pro Poor (Pendidikan Kesehatan Perlindungan Sosial) terhadap pengurangan tingkat kemiskinan di Jawa Timur. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa anggaran belanja daerah untuk pendidikan untuk kesehatan dan untuk perlindungan sosial berpengaruh negatif terhadap indeks kemiskinan. Sedangkan anggaran belanja untuk pendidikan berpengaruh negatif terhadap indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan. Namun belanja untuk kesehatan dan belanja untuk perlindungan sosial berpengaruh positif terhadap indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan.