Skripsi
Kontribusi komunikasi interpersonal dan percaya diri terhadap perilaku asertif siswa SMA Negeri 3 Jember / Achmad Fathur Ichwan Widianto
Abstrak
RINGKASAN Widianto A. F. I. 2019. Kontibusi Komunikasi Interpersonal dan Percaya Diri terhadap Perilaku Asertif siswa SMA Negeri 3 Jember. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. H.Adi Atmoko M.Si. (2) Irene Maya Simon S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Komunikasi interpersonal percaya diri asertif Komunikasi interpersonal adalah kemampuan berinteraksi secara verbal dan nonverbal yang dimiliki individu secara khas yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Aspek-aspek dari komunikasi interpersonal yaitu percaya diri rasa empati sikap mendukung sikap positif dan kesetaraan. Percaya diri adalah sikap yakin akan kemampuan yang dimiliki yang dapat membantu seseorang untuk memandang dirinya dengan positif dan realistis sehingga mampu bersosialisasi secara baik dengan orang lain. Dalam hal ini sikap yakin dilihat dari keyakinan kemampuan diri optimis toleransi bertanggung jawab realistis. Asertif adalah perilaku seseorang yang dapat mengekspresikan emosi dengan tepat berkomunikasi secara terbuka dan perilaku penuh ketegasan. Orang yang asertif akan memberikan respon yang lebih terbuka jujur penuh penghargaan serta pertimbangan terhadap orang lain. Aspek-aspek dari perilaku asertif yaitu mengungkapkan perasaan positif afirmasi diri mengungkapkan perasaan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi komunikasi interpersonal dan percaya diri terhadap perilaku asertif siswa di SMA Negeri 3 Jember. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif eksplanasi dengan menggunakan instrumen berupa skala komunikasi interpersonal skala percaya diri skala asertif. Populasi dari penelitian ini siswa kelas X IPA 5 X IPS 2 X IPA 3 XI IPA 3 XI IPS 1 XI IPS 2 XII IPA 1 XII IPS 2 dan XII IPS 1. Pengambilan sampel berdasarkan dari cluster random sampling. Data penelitian menyebutkan skala komunikasi interpersonal dengan validitas butir masing-masing 8805 0 3 dengan reliabilitas 0 892 . Skala percaya diri dengan validitas butir masing-masing 8805 0 3 dengan reliabilitas 0 802 . Skala asertif dengan validitas butir masing masing 8805 0 3 dengan reliabilitas 0 821. Dengan angka tersebut maka uji butir instrument dinyatakan lolos karena uji reliabilitas diatas 8805 0 3 atau dikatakan cukup. Data tersebut dianalisis statistik menggunakan SPSS for Windows 25.0. Berdasarkan hasil kontribusi efektif setiap variabel prediktor didapatkan kontribusi efektif variabel komunikasi interpersonal terhadap perilaku asertif sebesar 0 109 artinya bahwa besar pengaruh terhadap variabel asertif yang ditimbulkan oleh variabel komunikasi interpersonal adalah sebesar 11%. Sedangkan kontribusi efektif variabel percaya diri terhadap variabel asertif sebesar 0 120 artinya bahwa besar pengaruh variabel asertif yang ditimbulkan oleh variabel percaya diri adalah sebesar 12%.Variabel komunikasi interpersonal dan percaya diri terhadap perilaku asertif mendapatkan sumbangan kontribusi efektif sebesar 23%. Terdapat faktor lain di luar variabel yang ditelaah diteliti yang memiliki kontribusi besar perilaku asertif sebesar 77%. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar siswa SMA Negeri 3 Jember memiliki tingkat komunikasi interpersonal percaya diri dan asertif di kategori sedang. Terdapat kontribusi yang sangat sedikit antara komunikasi interpersonal dan percaya diri terhadap perilaku asertif. Berdasarkan penelitian ini guru BK diharapkan dapat memberikan layanan khusus yang dapat meningkatkan aspek keterbukaan dalam komunikasi interpersonal aspek keyakinan diri dan aspek realistis dalam percaya diri dan aspek afirmasi diri lebih tepatnya mempertahankan hak dengan tegas dan menyatakan pendapat pribadi dalam asertif untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian terkait dengan variabel-variabel lain yang mungkin menjadi faktor mempengaruhi perilaku asertif siswa.