UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Sifat organoleptik bekasam ikan gabus dengan persentase beras sangrai yang berbeda / Muhammad Novie

Muhammad Novie - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Novie Muhammad. 2007. Sifat Organoleptik Bekasam Ikan Gabus dengan Persentase Beras Sangrai (Samu) yang Berbeda. Tugas Akhir. Program Studi Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Titi Mutiara K. MP. (2) Dra. Wiwik Wahyuni M. Pd. Kata kunci bekasam ikan gabus samu. Bekasam merupakan produk olahan ikan dengan cara fermentasi menggunakan kadar garam tinggi dan bakteri asam laktat yang rasanya asam. Pengolahan bekasan di daerah Kalimantan Selatan umumnya dikenal dengan nama samu. Bekasam yang dibuat menggunakan persentase beras sangrai (samu) yang berbeda yaitu 15% 20% 25% dan 30%. Penggunaan beras sangrai (samu) yang berbeda ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan kesukaan sifat organoleptik yang meliputi tekstur aroma dan rasa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yaitu membuat bekasam ikan gabus dengan persentase beras sangrai (samu) yang berbeda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sidik ragam dan apabila terdapat perbedaan yang nyata maka analisis dilanjutkan dengan uji Duncan s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata untuk semua perlakuan. Bekasam dengan persentase beras sangrai (samu) 15% (A) menghasilkan rasa asam cukup kuat dengan rerata skor 2 13 menghasilkan tekstur agak utuh dengan rerata skor 1 26 dan menghasilkan aroma samu agak kuat dengan rerata skor 1 88. Bekasam dengan persentase beras sangrai (samu) B (20%) menghasilkan rasa asam cukup kuat dengan rerata skor 2.23 menghasilkan tekstur bekasam cukup utuh dengan rerata skor 2.29 dan menghasilkan aroma samu cukup kuat dengan rerata skor 2.38. Bekasam dengan persentase beras sangrai (samu) C (25%) menghasilkan rasa asam cukup kuat dengan rerata skor 2.83 menghasilkan tekstur bekasam cukup utuh dengan rerata skor 2.20 dan menghasilkan aroma samu cukup kuat dengan rerata skor 2.57. Bekasam dengan persentase beras sangrai (samu) D (30%) menghasilkan rasa asam kuat dengan rerata skor 3.17 menghasilkan tekstur bekasam utuh dengan rerata skor 3.17 dan menghasilkan aroma samu kuat dengan rerata skor 3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rasa bekasam ikan gabus berbeda sangat nyata pada tiap perlakuan. Tekstur bekasam ikan gabus berbeda sangat nyata aroma bekasam ikan gabus berbeda sangat nyata. Rasa tekstur dan aroma bekasam ikan gabus yang paling disukai adalah dengan perlakuan beras sangrai (samu) 25%.


Informasi Detail
DDC
Rp 641.962 MUH s
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Tata Boga, 2007.
Deskripsi Fisik
vii, 52 hlm : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01473/KI/07
Edisi
Tugas Akhir (D3 Tata Boga)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. BEKASAN IKAN GABUS - SIFAT ORGANOLEPTIK
Pembimbing
1. TITI MUTIARA K. ; 2. WIWIK WAHYUNI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik