UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks ion logam kobalt (II) dengan ligan kurkumin / Febrian Ratna Bidari

Febrian Ratna Bidari - Nama Orang;

Abstrak
Kurkumin merupakan zat pewarna alam yang diperoleh dari isolasi rimpang kunyit. Pada struktur kurkumin terdapat ikatan rangkap terkonjugasi dan pasangan elektron bebas sehingga berpotensi sebagai ligan. Kurkumin termasuk senyawa 946 -ketoenolat yang dapat membentuk kompleks sepit sistem cincin enam yang sangat stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode sintesis senyawa kompleks dari ion logam kobalt(II) dengan ligan kurkumin dan mengetahui perbedaan struktur senyawa kompleks melalui karakterisasi senyawa kompleks hasil sintesis. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu 1) sintesis senyawa kompleks 2) karakterisasi senyawa kompleks hasil sintesis. Pada sintesis senyawa kompleks digunakan garam kobalt(II) nitrat dan garam kobalt(II) klorida dengan kurkumin sebagai ligan menggunakan perbandingan stoikiometri atom pusat ligan adalah 1 2. Kristal kobalt(II)-kurkumin yang diperoleh dikarakterisasi melalui penentuan titik lebur uji adanya ion kobalt(II) penentuan panjang gelombang maksimum penentuan bilangan koordinasi penentuan gugus fungsi uji daya hantar listrik uji nyala uji kelarutan dalam pelarut metanol asetonitril dan campuran metanol-asetonitril (1 1) serta uji kualitatif anion klorida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis senyawa kompleks dari ion kobalt(II) (anion pengimbang NO3- dan Cl-) dengan ligan kurkumin melalui sintesis reaksi langsung menggunakan pelarut metanol tidak terbentuk kristal sedangkan dengan menggunakan pelarut asetonitril diperoleh dua kristal. Kristal I (dari garam kobalt(II) nitrat dengan ligan kurkumin) berbentuk jarum berwarna jingga dengan rendemen 22 198% titik lebur 180-182 C memiliki kelarutan dalam metanol asetonitril dan campuran metanol-asetonitril (1 1) berturut-turut 0 38 mg/mL 1 00 mg/mL 1 70 mg/mL serta menghasilkan warna nyala ungu-kuning bila terbakar. Sedangkan Kristal II (dari garam kobalt(II) klorida dengan ligan kurkumin) berbentuk persegi panjang berwarna jingga kecoklatan dengan rendemen 20 554% titik lebur 183-185 C memiliki kelarutan dalam metanol asetonitril dan campuran metanol-asetonitril (1 1) berturut-turut 0 40 mg/mL 0 91 mg/mL 1 18 mg/mL serta menghasilkan warna nyala ungu-kuning pudar bila terbakar. Dari hasil uji daya hantar listrik diketahui bahwa kompleks I dan II merupakan kompleks netral. Prediksi geometri struktur senyawa kompleks I dan II adalah oktahedral dengan rumus molekul untuk senyawa kompleks I [Co(Kur)2(ONO2)2] dan senyawa kompleks II [Co(Kur)2(Cl)2].


Informasi Detail
DDC
Rs 546.6252 FEB s
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2008.
Deskripsi Fisik
xi, 123 hlm. : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00252/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek
1. SENYAWA KOMPLEKS
2. ION LOGAM KOBAL

Pembimbing
1. I WAYAN DASNA ; 2. PARLAN
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik